Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen (Foto dok Facebook)

Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen (Foto dok Facebook)

Larantuka, Savanaparadise.com,- Nama Yohanes Capistrano Watu hampir sepekan ini, mengisi ruang pemberitaan akibat polemik pengangkatan Sekda yang memicu ketegangan antara Pemerintah Provinsi NTT dan Pemda Ngada.

Pemerintahan Provinsi NTT melalui Kepala BKD NTT, Yos Rasi memerintahkan Bupati Ngada untuk mencabut SK pelantikan Yohanes Ngebu. Jika tidak diindahkan, Raymundus akan diberhentikan sementara.

Namun ada yang menarik dari Flores Timur, Bupati Anton Doni Dihen malah melibatkan Sekda Ngada, Yohanes Capistrano Watu dalam pansel pelaksanaan uji kompetensi (job fit) dan evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama tahun 2026.

Yohanes Capistrano Watu didapuk menjadi pansel eksternal bersama dua akademisi dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yakni Dr. M.E. Perseveranda, SE, M.Si dan Dr. Drs. Urbanus Ola, M.Si.

Dikutip dari Flores Terkini, dari unsur internal pansel diisi oleh Drs. Petrus Pedo Maran, M.Si selaku Sekretaris Daerah Flores Timur yang bertindak sebagai ketua merangkap anggota serta Apolonia Corebima, SE, M.Si, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperitda) Flores Timur sebagai anggota.

Petrus Pedo Maran, M.Si dalam laporannya pada acara pembukaan seleksi menjelaskan bahwa komposisi pansel terdiri dari unsur internal dan eksternal.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Pelaksanaan seleksi yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Flores Timur tersebut dibuka langsung oleh Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen. Kegiatan ini diikuti oleh 23 pejabat pimpinan tinggi pratama sebagai peserta uji kompetensi dan lima pejabat lainnya sebagai peserta evaluasi kinerja.

Namun pada saat prosesi pembukaan berlangsung Yohanes Capistrano Watu Ngebu belum terlihat hadir. Ketua pansel menyampaikan bahwa yang bersangkutan masih dalam perjalanan menuju Larantuka dan akan bergabung dalam tahapan seleksi selanjutnya.

Penulis : Mateus Bheri

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Anggota Dewan di Ende Desak Pemerintah Perhatikan Pelayanan di Dukcapil dan Sektor Kesehatan
Fraksi PDIP DPRD Ende Pertanyakan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024
Kolaborasi Antara Sang Mantan dan Bupati Aktif, Rencanakan Bangun Ende Bersama-sama
Wawali Bergabung dengan Wali Kota Kupang di Retret Magelang Hari Ketujuh
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:15 WIB

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru