Leburaya: Kegembiraan Ini, Jangan Membuat Orang Lain Sakit

- Jurnalis

Minggu, 30 Juni 2013 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com.com,- Gubernur NTT terpilih, Frans Leburaya meminta seluruh masyarakat pendukungnya untuk tetap menjaga harmonisasi dan jangan terlibat euforia yang dapat menyinggung perasaan pendukung paket lain.

“Kegembiraan ini, jangan membuat orang lain sakit. jika kemarin ada perasaan sakit, saya terima, saya akan menampung semua perasaan itu. karena saya sudah mempersiapkan batin untuk menerima semua dinamika itu” ungkap Leburaya usai di arak masyarakat pendukung dari Bandara Eltari hingga ke kediaman pribadinya Sabtu (29/6).

Baca Juga :  Anggota DPRD NTT Bangun Jalan Rabat Pakai Dana Reses

Di kataknnya isu dan informasi yang melelahkan yang menerpa Frenly dalam proses yang panjang tetapi bisa hadapi dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun dalam proses sidang di MK, banyak pendukung bertanya kepada saya, bagaimana dengan Frenly? pertanyaan tersebut selalu datang setiap saat dan sampai saat ini saya tidak bisa saya balas satu persatu”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Leburaya menyampaikan terimah kasihnya kepada seluruh masyarakat NTT, Relawan, Keluarga dan Partai koalisi yang telah memberika dukungan hingga samapai pada putusan MK yang memenangkan paket Frenly.

Baca Juga :  Sangiang Meletus, Sumba Timur Diterpa Hujan Abu

Leburaya berharap semua kalangan mendukung dirinya bersama Beni Litelnoni dalam membangun NTT lima tahun kedepan.

Untuk di ketahui, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan Frenly pada tanggal 27 yang lalu, Frans Leburaya kembali ke Kupang, 29/06, setelah mengikuti proses pembacaan keputusan oleh MK. Kedatangannya di bandara Eltari, Kupang di sambut meriah oleh ratusan pendukungnya. (SP)

Berita Terkait

Julie Laiskodat: Kasus Kalibata Harus Diusut Demi Keadilan Korban
Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Berita ini 2 kali dibaca