Kupang, Savanaparadise.com,- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena melantik Bupati, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati Belu, Vincente Hornai Goncalves periode 2025 – 2030, bertempat di Aula El Tari Kupang, Senin, (24/3/25).
Turut serta dilantik pada kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK dan Pembina Posyandu Kabupaten Belu, Ny. Lidwina Viviawaty oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Ny. Mindriyati Astiningsih.
Hadir pada pelantikan itu, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Anggota DPR RI, Andreas Hugo Parera dan Umbu Kabunang Rudi Yanto, Anggota DPD RI Abraham Liyanto, Pimpinan DPRD Provinsi NTT, Forkompimda Provinsi NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov. NTT, Pimpinan DPRD Kabupaten Belu dan Forkopimda Kabupaten Belu.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan, birokrasi yang terlalu berbelit-belit perlu dipangkas dan setiap Kepala Daerah perlu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara-cara yang kreatif, cermat dan transparan.
Ia juga mendorong agar setiap Kepala Daerah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan terbuka dan mengembangkan basis data potensi unggulan daerah sebagai fondasi perencanaan dan investasi.
Untuk mewujudkan semua cita-cita tersebut, Gubernur NTT Melki Laka Lena menekankan, pentingnya kolaborasi dan kerja bersama dari setiap Kepala Daerah di NTT.
Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Belu, Gubernur Melki berpesan agar selalu menjaga kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat Belu melalui kerja nyata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga stabilitas sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
“Saya menyampaikan terima kasih atas pengabdian Bupati Masa Jabatan 2021-2024, dr. Agustinus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens. Dan proficiat kepada Willybrodus Lay dan Vincente Hornai Goncalves yang akan memimpin Kabupaten Belu 5 tahun kedepan”, ucap Gubernur NTT.
Gubernur juga membeberkan hasil kunjungan ke 25 Kementrian dan Lembaga serta 1 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama sepekan bersama Bupati, Wakil Bupati, serta dari Belu yang diwakili oleh Sekda, dan Walikota se-NTT.
Menurutnya, dalam kunjungan itu Provinsi NTT mendapat dukungan penuh bagi pengembangan daerah, khususnya di sektor pertanian, kelautan-perikanan, infrastruktur, hingga penanganan kemiskinan dan stunting di NTT.
Bagi Gubernur dukungan tersebut perlu direspon dengan cepat dan tepat, lewat koordinasi yang solid, komunikasi yang terbuka, dan kolaborasi yang konsisten antara seluruh stakeholder.
Apabila semua itu dilakukan dengan baik dan terbuka, Gubernur optimis semua kerja keras untuk mencapai kesuksesan dalam pembangunan akan terwujud dan NTT makin maju kedepannya.
Karena itu, Ia menyarankan kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu, dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Belu harus terintegrasi dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN,
Selan itu juga perlu merujuk pada Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Dasa Cita Gubernur-Wakil Gubernur NTT 2025–2030.
Gubernur juga menyampaikan proficiat atas dilantiknya Ketua Tim Penggerak PKK yang baru, dan terima kasih atas pengabdian Ketua sebelumnya.
“Saya harap Tim Penggerak PKK terus menjadi garda depan dalam mendampingi masyarakat dan ikut aktif dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah yang berbasis keluarga,” ucap Gubernur. (FT/CR/SP)