KKBM Kupang Bantu 60 Paket Sembako Bagi Warga Maumere Terdampak Covid-19

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2020 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) Kupang hari ini, Jumad (8/5), menggelar Aksi Sosial dengan membagikan bingkisan Sembako bagi 60 Kepala Keluarga (KK) orang Maumere di Kota Kupang.

Aksi sosial bertajuk “KKBM Menangis Bersama Ditengah Wabah Corona” tersebut adalah bagian dari cara anggota KKBM berbagi rasa, peduli dan simpati terhadap sesama warganya yang terdampak Corona Virus Diasease (Covid- 19).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan distribusi Sembako tersebut dilepas secara resmi oleh Ketua Umum KKBM, Drs. Theo Da Chuna, M.Si dengan penyerahan bingkisan secara simbolis kepada para penerima bantuan juga kepada para pengurus KKBM yang siap mendatangi dan mengantar bingkisan tersebut ke rumah-rumah anggota
Adapun acara ini dipusatkan di Posko “KKBM Menangis Bersama Ditengah Wabah Corona” di Kompleks BMG, kelurahan Bello, Kota Kupang dengan sasaran semua anggota KKBM yang benar-benar membutuhkan.

Kelompok yang berhak menerima donasi ini yakni para pekerja harian, para buruh kasar, sopir, ibu rumah tangga, janda dan atau para pekerja aktif yang terpaksa dirumahkan akibat wabah ini.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Adapun paket paket bingkisan yang dibagikan berisi beras, telur, supermie, minyak goreng, gula, teh dan kopi serta bumbu-bumbu dapur dan sayur-sayuran.

Ketua KKBM Kupang, Theo Da Cunha mengatakan Bantuan Sembako taha I itu akan merlibatkan seluruh pengurus KKBM. Secara sukarela pengurus bergerak dari Posko menuju rumah anggota yang tersebar di Kota Kupang dan sebagian wilayah Kabupaten Kupang.

”Pada tahap pertama ini kita berikan kepada 60 Kepala Keluarga (KK) yang betul-betul membutuhkan disaat seperti ini. Kita berharapa ada tahap selanjutnya karena Corona ini merusakan segala sendi kehidupan dan kita tidak tahu kapan berakhirnya.” ungkap Theo Da Cunha.

Harapanya, dengan aksi sosial yang melibatkan seluruh anggota KKBM ini maka beban yang dialami keluarga bisa diringankan.

Kegiatan ini tentunya menjadi motivasi bagi semua anggota untuk saling berbagi, saling peduli antara satu dengan yang lainnya. KKBM harus betul-betul menjadi komunitas sosial yang berpihak pada semua, ujarnya.

Adapun bingkisan kali ini adalah urunan dan sumbangsih dari seluruh anggota KKBM dan simpatisan berupa natura atau sembako dan juga dalam bentuk uang tunai.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Theo juga menyampaikan terima kasih kepada semua anggota dan para simpatisan yang sudah peduli untuk KKBM.

Bantu Mahasiswa Maumerere di Kupang

Terpisah, Sekretaris KKBM Kupang Fidelis Nogor mengatakan kegiatan “KKBM Menangis Bersama diTengah Wabah Corona tersebut adalah sebuah ekspresi semangat gotong- royong.

Aksi aksi ini baginya sangat tepat dan harus jadi sebuah tradisi yang ditanamkan bagi semua warga KKBM diperantauan
Terkait dukungan KKBM untuk mahasiswa Maumere di Kupang, Fidel Nogor mengatakan sementara dalam proses pendataan.

“Saat ini fokus ke 60 KK bagi keluarga yang betul-betul membutuhkan, nanti ada tahap berikut untuk adik-adik mahasiswa, “ujarnya.

Dijelaskan, selain membantu dalam bentuk bingkisan, KKBM secara organisasi juga akan membantu mahasiswa terutama berkoodinasi dengan Pemerintah Kota Kupang untuk memberi perhatian lebih pada adik-adik mahasiswa asal Maumere yang ada di Kota Kupang yang terdampak

”Kita carikan solusi, selain ada sejumlah bingkisan dari KKBM, kita berusaha lewat pemerintah Kota atau pun lewat bantuan presiden yang saat ini sedang bergulir”, ujar Fidel yang adalah Pemred Majalah Fortuna tersebut.

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru