Kabar Gembira! Pemprov NTT Akan Bayar Gaji Guru Kontrak Dalam Waktu Dekat

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Koro (Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Koro (Foto: Istimewa)

Kupang,- Savanaparadise.com,- Kabar gembira bagi ratusan tenaga Guru dan tenaga Kependidikan kotrak Provinsi NTT, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT akan segera bayar gaji dalam waktu dekat.

Pembayaran gaji tenaga guru dan tenaga kependidikan kontrak provinsi ditandai dengan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) oleh Pemprov NTT.

Dengan demikian penantian ratusan tenaga guru dan kependidikan akan gaji mereka yang selama ini sempat tertunda dari Januari  sampai Februari 2025 akhirnya terjawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Koro kepada media mengatakan, saat ini pihaknya sedang memproses seluruh dokumen pendukung agar hak para Guru segera direalisasikan.

“Kita mulai berproses. Saya sudah arahkan teman-teman lembur agar hak-hak teman-teman guru bisa terealisasikan besok dan sudah bisa terbayar semua,” kata Ambros Koro di Kupang (20/3/2025).

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Menyangkut keterlambatan bayar Gaji, Ambros menjelaskan, hal itu dikarenakan adanya keterlambatan pengajuan usula perpanjangan tenaga kontrak oleh Kepala Sekolah.

Sebab, menurut Dia, usulan perpanjangan tenaga kontrak itu sangat diperlukan agar dinas mengetahui guru kontrak provinsi yang masih aktif di tahun 2025, apakah telah meninggal atau telah berhenti mengajar.

Apabila hal itu tidak diusulkan, kata Dia, tentunya itu berpotensi akan merugikan Negera lantaran kita masih menggunakan data lama tahun 2024, padahal guru yang bersangkutan telah berhenti mengajar ditahun 2024 itu.

Ambros menjelaskan bahwa usulan perpanjangan tenaga kontrak sebetulnya telah berproses sejak 5 Januari 2025 oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kemudian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lalu mengeluarkan surat pada tanggal 10 Januari 2025 kepada kepala sekolah agar mengajukan usulan perpanjangan tenaga kontrak.

Baca Juga :  Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Namun, hingga tanggal 18 Februari 2025, terdapat 94 sekolah belum mengajukan usulan perpanjangan tenaga kontrak dan tenaga kependidikan.

Demi mempercepat proses itu, Dinas P dan K kembali mengeluarkan surat pada tanggal 28 Februari 2025 dan terus melakukan koordinasi yang akhirnya proses administrasi baru diselesaikan 6 Maret 2025.

Sehingga, Ia mengatakan keterlambatan pembayaran gaji guru kontrak dan tenaga kependidikan kontrak Provinsi NTT bukanlah keinginan dari pemerintah.

“Kita berharap kepala-kepala sekolah memberikan dukungan kepada dinas demi percepatan proses administrasi agar pembayaran gaji tenaga kontrak bisa dipercepat”, kata Ambros.

Atas dasar itu, Ia meminta dukungan dari kepala sekolah dalam bentuk data demi mempercepat proses administrasi.

“Dukungan dari Kepala Sekolah menjadi penting untuk percepat proses administrasi, dengan demikian hak-hak tenaga kontrak juga dibayarkan tepat waku”, pungkas dia. (SP)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:58 WIB

Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:05 WIB

Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo

Berita Terbaru