Jimy Sianto Tuding Nasdem Jadikan Angket Proyek Pencitraan

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2015 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Fraksi Partai Nasdem DPRD NTT Saat Ini sedang menggulirkan Hak Angket kepada Pemerintah Provinsi NTT atas dugaan proyek Siluman pada APBD tahun 2015.

Inisiatif Nasdem ini mendapat tanggapan serius dari ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jimy Sianto. menurutnya Hak angket yang digalang oleh Fraksi Nasdem hanya proyek pencitraan.

” Tidak lebih dari itu. Dasarnya karena teman teman Nasdem hanya sebatas bermain di media saja. Dan diberitakan sangat heboh dimedia,” ujar Jimy kepada Savanaparadise.com, belum lama ini di ruang Fraksi Hanura.

Jimy yang juga ketua DPD Hanura ini beranggapan Hak Angket yang dicetuskan oleh Fraksi Nasdem tidak memiliki dasar dan substansi yang jelas.

” Tidak pernah juga disampaikan apa substansi dari hak angket. itu harus disampaikan kepada kita apa substansinya,” jelasnya.

Jimy berpendapat Komunikasi politik yang dibangun oleh Nasdem tidak jalan. Jadi hanya sebatas memberitakan sesuatu yang heboh dimasyarakat padahal tidak ada apa apanya.

” Tidak pernah dibahas dan boleh dikatakan sebagai bentuk pembohongan publik oleh fraksi nasdem. Saya sebagai wakil rakyat tiap hari masyarakat selalu bertanya tanya bagaimana sikap hanura,” paparnya.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Dikatakannya, Fraksi Nasdem yang mewacanakan Angket harus jelas jangan hanya sekedar membentuk opini publik yang hebat sekali tapi tidak ada upaya nyata yang mereka lakukan

” Harus ada upaya nyata yang harus dilakukan. Kalau memang mereka merasa perlu hak angket silakan mereka sampaikan untuk kita bahas bersama, jangan hanya hebat hebat di media.” Ujarnya. (SP)

Jimy berharap, fraksi nasdem untuk berbuat sesuatu yang nyata. Menurutnya di internal nasdem harus dimatangkan dulu soal angket kemudian di usulkan untuk dibahas baru kemudian buat keputusan.

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru