Harga Pupuk Subsidi Mahal, Para Petani Menjerit, Begini Penjelasan Kadis Pertanian Ende

- Penulis

Sabtu, 13 Februari 2021 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende, Savanaparadise.com,- Mahalnya harga pupuk bersubsidi dirasakan oleh para petani di wilayah Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Kabupaten Ende. Keluhan itu dilontarkan para petani mengingat ekonomi mereka ikut terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Naiknya harga pupuk bersubsidi membuat para petani disini merasa kesulitan apalagi dalam situasi pandemi seperti sekarang ini”, kata Ambrosius Au, kepada wartawan, Sabtu, (13/2/21).

Ambros mengaku sudah beberapa bulan harga pupuk melambung tinggi. Saat ini semua jenis pupuk bersubsidi harganya melambung, contoh saja, harga pupuk organik perkarung 20 kg Rp. 32.000, padahal sebelumya Rp. 20.000, lonjakan harganya cukup tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya pupuk organik yang mengalami kenaikan, jenis pupuk NPK Merah dan ZA juga mengalami kenaikan. Untuk NPK sebelumnya Rp. 115.000, naik menjadi Rp. 130.000 dan ZA dari harga sebelumnya Rp. 75.000, naik menjadi Rp. 80.000, tambahnya.

Baca Juga :  Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Jika dihitung secara baik, lanjut Ambros bukan keuntungan yang didapatkan para petani akan tetapi akan mengalami kerugian.

Apalagi ketika dijual dipasaran, Ambros menyebut harga yang dijual itu tergantung pasokan di pasar. Jika ia menjual dengan harga tinggi namun pasokan di pasar cukup banyak, maka dikwatirkan membuat hasil produksi panennya tak terjual.

“Hasil tani tidak bisa ditentukan dari para petani. Kalau kita jual mahal namun pasokan masih banyak, maka harganya menjadi turun, jadi kita kadang-kadang untuk, kadang-kadang anjlok”, imbunnya.

Untuk menjawab atas segala keluhan para petani, SP mencoba untuk menghubungi Kepala Dinas Pertanian Ende, Marianus Alexander, ketika dihubungi via telepon, kepada wartawan, Marianus mengakui bahwa harga pupuk bersubsidi memang mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa

Marianus juga menjelaskan bahwa kenaikan tersebut bukan atas kebijakan atau keputusan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Ende, melainkan itu adalah kebijakan dari Pemerintah Pusat.

“Ya, adik memang harga pupuk bersubsidi untuk tahun ini sedikit naik ketimbang tahun sebelumnya dan kenaikan harga pupuk bersubsidi diputuskan dari pusat bukan atas kemauan dari daerah.  “, jelas Kadis Marianus.

Selanjutnya Kadis juga mengatakan untuk informasi lebih lanjut nanti saya akan menginformasikan lewat Kepala BPP untuk Kecamatan Lepembusu Kelisoke.

“Kalau pupuk subsidi sedikit naik apalagi yang non subsidi, pasti harga lebih melambung tinggi”, tuturnya.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

Satlantas Polres Ende Bangun Sinergi Bersama FLLAJ Dalam Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Polres Ende Tahan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana Narkotika Jenis Ganja; Hasil Tes Urine Dua Tersangka Positif
Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan
Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Satlantas Polres Ende Bangun Sinergi Bersama FLLAJ Dalam Upaya Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:38 WIB

Polres Ende Tahan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana Narkotika Jenis Ganja; Hasil Tes Urine Dua Tersangka Positif

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WIB

Bupati Badeoda Lantik Kadis Dukcapil Ende; Yopi Dosi Woda Komit Ubah Pola Pelayanan Berbasis Desa dan Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Berita Terbaru