Gubernur Melki Akan Manfaatkan Aset Tidur Pemprov NTT Demi Genjot PAD

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Melki Laka Lena Pimpin Apel kekuatan bersama ASN Lingkup Pemprov NTT (Foto: RN)

Gubernur NTT, Melki Laka Lena Pimpin Apel kekuatan bersama ASN Lingkup Pemprov NTT (Foto: RN)

Kupang, Savanapardise.com,- Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena berencana akan melibatkan berbagai pihak memanfaatkan aset-aset tidur dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT lebih produktif Demi Genjot Pendapatann Asli Daerah (PAD) dan menambah penghasilan masyarakat.

Menurutnya, target peningkatan PAD dapat tercapai manakala semua pihak bersinergi dan kolaborasi bersama.

“Postur APBD kita lebih banyak untuk belanja pegawai. Dan satu-satunya cara yang paling memungkinkan untuk kita lakukan adalah harus menggenjot PAD”, kata Gubernur NTT dalam amanatnya saat memimpin Apel Kekuatan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemprov NTT, bertempat di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (23/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, Gubernur NTT menilai bahwa demi mencapai semua cita-cita itu, tidak bisa dikerjakan sendiri sehingga sekali lagi Ia menekankan pentingnya kerja sama, kerja keras, dan sinergitas dari semua pihak.

Lewat amanatnya juga, Gubernur menginginkan PAD NTT tahun depan harus meningkatkan dua kali lipat menjadi Rp. 2,8 Triliun dari tahun ini sebesar Rp. 1,4 Triliun.

Untuk mencapai target itu, Gubernur bersama Wakil Gubernur berkomitmen meningkatkan PAD dengan cara yang baik dan menyarankan ASN dan masyarakat NTT agar menggunakan produk-produk lokal NTT untuk mendukung perekonomian di NTT yang lebih maju.

Gubernur menyinggung rencana Pemprov NTT untuk membuat NTT Mart yang nantinya akan menjadi wadah penjualan produk-produk lokal NTT.

“Kita juga rencana membuat yang namanya NTT Mart, dimana nanti NTT Mart ini seperti Alfamart atau Indomaret dengan mayoritas diisi produk-produk NTT. Apa saja, sejauh sudah memenuhi standar BPOM atau PIRT. Hal ini agar perputaran ekonomi kita di NTT bisa berjalan baik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung soal penambahan ASN di lingkup Pemprov NTT, baik itu CPNS maupun PPPK. Karenanya Gubernur mengharapkan semua Pimpinan Perangkat Daerah untuk memberdayakan dengan baik potensi SDM yang ada.

Tak lupa, Ia juga mengingatkan ke ASN agar selalu siap apabila ditugaskan di seluruh wilayah NTT, khususnya dalam mendukung pusat pertumbuhan baru seperti beberapa tempat yang memiliki potensi-potensi unggulan yakni pengembangan rumput laut di Sabu Raijua, Garam di Rote, juga sektor-sektor lainnya seperti pertanian, peternakan, kehutanan juga potensi energi terbarukan.

“Dengan bertambahnya ASN baik CPNS dan PPPK, ini merupakan berkat besar bagi kita dalam memaksimalkan pelayanan publik serta kinerja Perangkat Daerah, tapi ini juga tanggung jawab besar untuk kita”, ungkap Gubernur.

“Para ASN tidak bisa hanya duduk di kantor saja. Tapi harus siap ditempatkan di luar Kupang termasuk di daerah-daerah yang kita dorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang baru serta menjadi bagian dalam gerakan pembangunan tersebut,”tambahnya.

Apel Kekuatan ASN ini dihadiri oleh para Asisten Sekda serta seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTT. (BS/SP)

Berita Terkait

Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:05 WIB

Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Berita Terbaru