GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang,Savanaparadise.com-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang menyambut Dies Natalis ke-72 dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu agenda utamanya adalah penyaluran bantuan sosial bagi pasien di Rumah Singgah Orang Sakit Yayasan Ratu Pecinta Damai, Naikoten.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen GMNI dalam mengamalkan nilai ideologis dan organisatoris yang berpihak pada kaum Marhaen, khususnya mereka yang sedang berjuang melawan penyakit dan jauh dari keluarga.

Rumah Singgah Yayasan Ratu Pecinta Damai yang berlokasi di Naikoten saat ini dihuni oleh puluhan pasien bersama keluarga pendamping dari berbagai kabupaten di NTT. Para pasien umumnya merupakan pasien rawat jalan dengan beragam riwayat penyakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC GMNI Kupang, Jacson Marcus, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kesadaran kader terhadap realitas sosial masyarakat.

Baca Juga :  Tidak ada  Dasar Hukum Gubenur NTT Berhentikan Bupati Ngada

“Bahwa sakitnya kaum Marhaen harus menjadi sakit seluruh kader GMNI yang berkorps Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui koordinasi intens dengan pihak pengelola dan keluarga pendamping, GMNI melihat bahwa para pasien tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga menghadapi keterbatasan ekonomi selama menjalani pengobatan di Kota Kupang.

“GMNI hadir tentu tidak untuk langsung mengobati penyakit yang diderita ataupun memenuhi seluruh kebutuhan, tetapi setidaknya kami ingin meringankan beban pasien dan keluarga pendamping,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan, para kader GMNI juga berdialog langsung dengan pasien, sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani proses penyembuhan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPC GMNI Kupang juga mendesak pemerintah daerah asal pasien untuk memberikan perhatian lebih, baik dalam bentuk intervensi anggaran maupun penyediaan fasilitas yang memadai bagi masyarakat yang menjalani pengobatan di luar daerah.

Baca Juga :  Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 

Sementara itu, Ketua Yayasan Ratu Pecinta Damai, Kaka Virgo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian GMNI Kupang.

“Terima kasih untuk teman-teman GMNI yang sudah berbagi dengan Rumah Singgah Pasien Yayasan Ratu Pecinta Damai,” ujarnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam aksi-aksi kemanusiaan.

“Harapan kami, ke depan ada kolaborasi dengan banyak pihak agar saling peduli, saling mendukung, dan memberikan solusi positif bagi sesama,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap aspek administrasi masyarakat, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), status kependudukan serta jaminan kesehatan.***

Berita Terkait

Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  
Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 
Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 
Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur
Gubernur NTT Tunggu Hasil Inspektorat, Polemik Pelantikan Sekda Ngada Bisa Berujung Sanksi
Pengamat Politik UNWIRA :Bupati Ngada punya wewenang angkat Sekda sesuai UU Pemda, Namun harus penuhi prosedur sistem merit UU ASN.
Darius Beda Daton : Kewenangan pengangkatan Sekda Ngada ada pada Bupati, Gubernur hanya Koordinasi 
Dukung program MBG di NTT,UMKM S.W Supplier Panen Raya hasil Pertanian di Kab.Kupang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

GMNI Kupang Salurkan Bantuan Sosial bagi Pasien di Rumah Singgah, Wujud Kepedulian Menyongsong Dies Natalis ke-72

Senin, 16 Maret 2026 - 09:42 WIB

Dugaan Oknum Polisi Aniaya Wartawan,Kuasa Hukum Korban Desak Kapolda NTT Tegas  

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:55 WIB

Bupati Ngada Bertemu Gubernur NTT di Kupang, Apa Hasilnya? 

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:48 WIB

Dr. Rudi Rohi Sebut Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Prosedur Lengkap Berpotensi Batal Demi Hukum 

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:45 WIB

Berbeda Dengan Akademisi, Ketua STN NTT Tegaskan Pelantikan Wajib Persetujuan Gubernur

Berita Terbaru