GMNI Ende Nilai Pemda Tidak Konsisten Dengan Penerapan Kebijakan Di Tengah Pandemi

- Penulis

Minggu, 6 Maret 2022 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC GMNI Cabang Ende, Marianus Yanto Woda (Foto: Istimewa)

Ketua DPC GMNI Cabang Ende, Marianus Yanto Woda (Foto: Istimewa)

Ende, Savanaparadise.com,- Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Ende, Marianus Yanto Woda menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Ende tidak konsisten dengan kebijakan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende.

Menurut Yanto, ketidakkonsistennya Pemda tampak saat menghadiri dan membuka turnamen bola voly (SBV) Anak Remaja Ende dikala kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende masih meningkat.

Padahal, kata Yanto, demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Ende, Bupati Kabupaten Ende melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 420/Pk.01/215/II/2022 Tentang Kebijakan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Satuan Pendidikan di Masa Pandemi Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) tahun pelajaran 2021/2022 Kabupaten Ende.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam SE tersebut dijelaskan, dengan mengingat saat ini Kabupaten Ende masuk PPKM level 3 serta data kenaikan pasien Covid-19 terus meningkat, sehubungan dengan hal tersebut di atas satuan pendidikan dari jenjang, TK/ KOBER/RA,SD/MI,SMP/MTS,SMA/MA,SMK/MAK, Perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Ende di berlakukan pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga :  Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Karena itu, menurut Yanto semestinya Bupati harus komitmen dan mengambil langkah tegas terhadap seluruh aktifitas yang dapat menciptakan kerumunan bukan malah membiarkannya.

“Ini kan aneh jadinya. Di satu sisi semua sekolah diwajibkan belajar jarak jauh tapi di sisi lain kegiatan-kegiatan lain yang menciptakan kerumunan malah di biarkan dan diberi ijin. Dimana komitmen Bupati dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19”, kritik Yanto.

Yanto menyayangkan SE Bupati hanya berlaku hanya di satuan pendidikan sedangkan aktifitas masyarakat yang dapat memghimpun orang dalam jumlah banyak terkesan di abaikan pemerintah.

“GMNI menilai kebijakan ini sangat kontraproduktif”, tegas Yanto.

Dalam keterangan tertulis yang di terima wartawan, Minggu, (06/03/22) adapun beberapa pernyataan sikap yang disampaikan GMNI Cabang Ende antara lain:

Baca Juga :  Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan

1. Medesak Bupati Ende untuk menghentikan kegiatan turnamen bola voly tersebut mengingat Ende sudah masuk pada level 3 pandemi Covid-19.

2. Mendesak Bupati Ende untuk menyampaikan permohon maaf kerena tela mengijiknkan turnamen tersebut.

3. Bupati Ende tidak konsisten dengan kebijakan yg sudah di buat dalam hal ini Surat Edaran.

4. Meminta Pemerintah Provinsi untuk memberikan peringatan ataupun sangsi tegas kepada Bupati Ende karena telah melanggar prokes.

Sebelumnya, turnemen bola voly SBV Anak Remaja Ende Cup-1 di gelar di lapangan Lapas Ende, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Kegiatan turnamem ini di ikuti siswa SLTA  Flores Lembata dan beberapa Club lainnya, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Ende, Djafar Achmad.

Turut hadirnya, Wakil Bupati terlantik Erikos Emanuel Rede, Dandim 1602/Ende, Kapolres Ende, dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Ende.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Berita Terkait

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan
Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak
Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata
Satu tahun kepemimpinan Gubernur dan wakil Gubernur NTT “Melky-Jhoni”,Akademisi Unwira: Belum memberi klaim,Namun dorong akses transparansi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Pria di Ende Yang Hilang Akhirnya Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:32 WIB

Dinsos Ende Salurkan Bantuan Buat Keluarga Korban Yang Hilang Terseret Ombak

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:39 WIB

Seorang Pria di Ende Dikabarkan Hilang dan Hingga Kini Belum Ditemukan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:58 WIB

Dinas PK Ende Berencana Akan Tempatkan Guru Ke Sekolah Negeri dan Swasta Secara Merata

Berita Terbaru