Gerindra Optimis Duduki 12 Kursi DPRD NTT

- Penulis

Jumat, 19 April 2013 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Partai Gerindra menargetkan merebut 12 kursi dari 65 kursi yang disiapkan untuk DPRD NTT hasil pemilu legislatif 2014. Target dimaksud naik 100 persen dari hasil pemilu 2009 lalu yang mampu menempatkan enam kader di DPRD NTT.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra NTT, Kasintus P. Ebu Tho (Maksi) kepada wartawan di Kupang, Jumat (19/4).

Ia menjelaskan, delapan daerah pemilihan (dapil) punya potensi untuk menyumbang minimal satu kursi. Sedangkan dapil yang berpotensi meraih lebih dari satu kursi antara lain dapil tiga yang mencakup empat kabupaten di daratan Sumba. Dapil lima yang mencakup Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende dan Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami yakin target perolehan kursi itu bisa tercapai karena figur dan partai punya nilai jual yang sama di masyarakat,” kata Maksi.

Wakil Ketua DPRD NTT ini menegaskan, kepercayaan terhadap partai dan kader Gerindra ini sudah dibuktikan pada pemilu gubernur putaran pertama pada 18 Maret 2013 lalu. Kepercayaan itulah yang membuat paket yang diusung Gerindra bisa berlangkah ke putaran kedua pemilu gubernur pada 15 Mei 2013 mendatang. Ini juga menunjukkan bahwa kader partai memiliki nilai jual di mata masyarakat.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

“Kita terus memperkuat struktur partai, baik untuk kepentingan pemilu gubernur putaran kedua maupun untuk kepentingan pemilu legislatif 2014 mendatang,” ujar Maksi.

Pada kesempatan itu Maksi mengakui, Gerindra juga mengakomodasi figur partai lain yang baru bergabung di partai lambang burung Rajawali karena partai lamanya tidak lolos sebagai peserta pemilu legislatif 2014. Komposisi dalam daftar yakni 60 persen kader internal yang selama ini membesarkan Gerindra. Sedangkan 40 persen berasal dari figur partai lain yang baru bergabung dengan Gerindra. Bahkan ada lima orang yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD NTT yang partainya tidak masuk sebagai peserta pemilu legislatif 2014 mendatang. Figur yang baru bergabung di Gerindra termasuk lima anggota dewan itu punya reputasi dan nilai jual yang tinggi memperkuat dan meraih kursi untuk DPRD NTT.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

“Lima figur anggota DPRD NTT itu sedang dalam proses pengunduran diri sesuai aturan KPU, baik di KPU maupun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” papar Maksi.

Tentang kuota 30 persen perempuan dalam daftar caleg, Maksi nyatakan, wajib hukumnya dipenuhi. Itu bukan semata melaksanakan aturan tapi merupakan jiwa perjuangan Gerindra dalam memperjuangkan hak- hak politik perempuan. Daftar caleg di semua dapil sudah lengkap termasuk pemenuhan kuota 30 persen perempuan. Jumlah caleg yang didaftarkan di KPU pada setiap dapil sesuai dengan jumlah kursi yang diperebutkan atau 100 persen.

“Kami juga siapkan dua calon cadangan untuk setiap dapil untuk mengantisipasi halangan tetap atau aspek lain yang menggugurkan caleg yang telah didaftar di KPU,” papar Maksi.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Daerah DPD Demokrat NTT, Rikardus Wawo menyatakan, partai lambang mercy ini tidak ada persoalan berkaitan dengan kuota 30 persen perempuan dalam daftar caleg. Itu bukan sekedar menjalankan amanat Undang- Undang, tapi sesuai dengan arah perjuangan partai yang selalu memperjuangkan kepentingan kaum perempuan.(Rey/Erwin)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Berita Terbaru