Etika Berkendara Bisa Mencegah Laka Lantas

- Penulis

Selasa, 14 Agustus 2012 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Salah satu cara untuk bisa mencegah terjadi kecelakaan saat berkendara yakni dengan memiliki beretika saat berkendara. Hal itu dapat dilakukan setiap pengendara untuk bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dijalan raya

“Salah satu untuk bisa mencegah kecelakaan lalu lintas adalah dengan beretika saat berkendara, saya rasa itu cara yang baik bagi setiap pengendara, “ kata Kasat Lantas Polres Kupang Kota, AKP. Edwar Jacky Umbu Kaledi, SH. Sik diruang kerjanya Senin (13/8).

Umbu Kaledi mengatakan cara lain untuk bisa mencegah Laka Lantas dijalan raya adalah dengan cara memiliki kesadaran bahwa keselamatan pribadi itu sangat penting bagi diri kita. Dua cara itulah yang ditetkankan Kaledi sebagai cara untuk mencegah Laka Lantas yang sering terjadi dijalan raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umbu Kaledi mengatakan hal itu adalah perlindungan yang sangat ampuh bagi pengendara untuk terhindar dari Laka Lantas. Kaledi merasa berkendara bukanlah sekedar membawa motor atau mobil yang hanya bisa memegang stir ataupun yang lainnya. Namun hal itu sangat diperlukan dalam berkendara untuk bisa terhindar dari Laka Lantas.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Setiap orang harus menyadari betapa pentingnya keselamat diri saat berkendara. Apabila pengendara menyadari hal itu maka rasa nyaman akan dirasakan saat berkendara. Namun apabila pengendara tidak menyadari betapa pentinganya
keselamatan diri maka Laka Lantas tidak dapat terhindarkan.

Umbu Kaledi berharap setiap pengendara saat berkendara dapat membawa atribut-atribut motor seperti surat-surat motor, kaca spion motor yang dipasang dengan baik pada kendaraan. Sehingga rasa nyaman dan keselamatn terjamin saat berkendara.

Sesuai pengamatan dirinya hingga saat ini masih banyak kendaraan yang tidak menggunakan atribut secara lengkap. Selain itu pengendara juga terkadang mengabaikan aturan-aturan dalam berlalu lintas. Hal ini dapat memicu Laka Lantas. Dirinya berharap para pengendara jangan menjadikan petugas sebagai seorang musuh dijalan raya.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Dikatakannya Laka Lantas yang sering terjadi berujung pada kematian maka pengendara diharapkan dapat berkendara dengan etika dan memperhatikan keselamatan dirinya dan orang lain. Berkendara bukanlah semata-mata hanya untuk diri sendiri namun juga turut memperhatikan keselamatn orang lain yang sedang berkendara.

Umbu Kaledi menilai kesadaran dalam berkendara bagi masyarakat Kota Kupang hingga saat ini belum dipahami dengan baik. karena sering terlihat pengendara berkendara dalam keadaan mabuk, ugal-ugalan dijalan raya dan tidak memperdulikan aturan-aturan lalu lintas.

“Yang saya lihat tingkat kesadaran masyarakat Kota Kupang saat ini belum begitu paham dalam berkendara sehingga berkendara dalam keadaan mabuk dan ugal-ugalan ditengah jalan, “ kata Umbu Kaledi.(Red)

Berita Terkait

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kupang

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Selasa, 3 Mar 2026 - 08:45 WIB