Enam Nelayan NTT Ditolong Kapal Jepang Saat Terdampar Di Australia

- Penulis

Rabu, 18 Mei 2016 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kapal/Net
Ilustrasi Kapal/Net

Kupang, Savanaparadise.com,- Tim SAR Kupang berhasil Mengevakuasi Enam Orang Nelayan Asal NTT. enam orang nelayan ini sebelumnya sempat terombang-ambing selama 16 hari di perairan Australia.namun beruntung mereka ditolong oleh kapal asing yang berlayar dari Australia ke Jepang yang sedang melintas.

Menggunakan kapal negara Antareja milik kantor SAR kupang, Selasa, 17/05 rombongan penyelamat langsung melakukan pelayaran menuju laut Sawu untuk mengevakuasi enam orang nelayan yang berhasil diselamatkan oleh kapal Great Perseus/ kapal barang yang berlayar dari Australia meunju Jepang.

Nahkoda Kapal yang terombang ambing Muhamad Safar kepada wartawan usai evakuasi mengatakan kapalnya berlayar dari kupang menggunakan kapal kayu dan hendak mencari ikan di batas perairan Australia. usai memancing mereka berniat pulang namun mesin kapal yang mereka tumpanggi mengalami kerusakan. sehingga membuat mereka terobang-ambing selama 16 hari hingga memasuki perairan Australia

” Pertama itu jam sembilan malam, pesawat datang terus kita dikelilingi selama tujuh putaran. kita minta bantuan, ternyata yang datang bukan custom tapi kapal dari luar. setelah itu dia menlong katong jam 12 malam jadi kita ditanya abk kapal dan juragan, kenapa bisa disini, kapal hanyut, mesin rusak semua, nanti mau kemana, kita mau pulang tapi ternyata mesin tidak memungkinkan menuju ke kupang, jadi dong tanya mau antar ke australia atau kupang, kita minta pulang saja ke kupang, karena keluarga semua di kupang. kami sudah habis menangkap ikan,” Jelasnya.

Beruntung kata Safar sebuah kapal asing yang mengangkut barang dari Australia berlayar menuju Jepang menghampiri kapal mereka dan langsung menyelamatkan mereka hingga dijemput Basarnas di perairan laut Sawu.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Safar merasa sangat terharu karena tidak pernah menyangka bisa diselematkan orang asing.

Sementara itu Supriyanto Ridwan, Kasubsi Operasi Sar Kupang mengatakan Mendapatkan Laporan Dari Kantor Sar Pusat Bahwa Ada Nelayan Asal NTT Yang Diselamatkan Oleh Kapal Asing. Menurutnya Basarnas Kupang Langsung Melakukan Kordinasi Dengan Pihak Kapal Great Perseus Untuk Menentukan Titik Kordinat Pertemuan Guna Melakukan Proses Evakuasi.

“Tau pertama kami dari jam enam tiga puluh itu kami dapat info dari, basarnas pusat, bahwa ada kapal yang akan menuju jepang ada muat abk yang mengalami trouble engine. jadi awal pertama kita langsung koordinasi dengan pihak kapal yang membawa abk itu, jam berapa, tiba dilaut sawu jam berapa,” Supriyanto.(Juven Nitano)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru