Dua Pelaku Perekrutan TKW Asal NTT Sudah Ditahan Polisi

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2014 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kasus pengiriman 18 orang Tenaga Kerja Wanita asal Nusa Tenggara Timur yang berujung pada tewasnya dua orang TKW, yakni Marni Ba’un dan Rista Bota,ternyata dikirim secara ilegal.

Ke-18 orang Tenaga Kerja Wanita asal Nusa Tenggara Timur itu direkrut oleh Rabeka Ledoh untuk dipekerjakan di Perusahaan Walet milik Mohar di kota Medan, Sumatera Utara.

Fakta ini terungkap dalam rapat dengar DPRD NTT komisi D bersama Kapolda NTT serta Dinas terkait Sebagai Mitra kerja , rabu, 06/03/14.

Atas peristiwa tersebut,Rabeka Ledoh yang berasal dari Kupang telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan oleh penyidik dari Kepolisian Resor Kupang Kota, sementara Mohar, pemilik Perusahaan Walet juga ditahan di Polres Kota Medan.

Baca Juga :  Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Aleks Kasse meminta pemerintah untuk menghentikan sementara pengiriman tenaga kerja asal NTT, dan membentuk tim terpadu yang terdiri dari unsur DPRD NTT, Pemprov NTT, Polisi Pamong Praja dan Kepolisian.

Selain itu Aleks Kasse juga meminta pemerintah untuk menertibkan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja yang tidak tertib dengan mencabut izin perekrutan.(Andi Sulabessy)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru