DPP GMNI Kutuk Oknum Wakil Ketua DPRD Sikka Yang Katain GMNI Sikka “Teriak Seperti Babi” Saat Demo

- Penulis

Kamis, 9 September 2021 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com, Dewan Pimpinan Pusat(DPP), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengutuk dan mengecam keras sikap tidak terdidik oleh oknum anggota DPRD Sikka yang telah melontarkan kata “teriak seperti babi” kepada massa aksi GMNI Sikka.

Diketahui, kata tidak mendidik itu dilontarkan oleh wakil anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri, dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ketika GMNI Sikka melakukan aksi damai pada Kamis (09/09/2021), di gedung DPRD Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Merespon kata-kata tak senonoh yang dilontarkan, wakil ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri, Kepala Badan Usaha Gerakan DPP GMNI, Elvensias Umbu Maramba Awang menyebut sikap oknum DPRD Sikka yang juga wakil ketua telah melukai hati semua kader GMNI se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menilai oknum anggota DPRD Sikka sangat arogansi dalam menerima Mahasiswa untuk melakukan dialog.

Baca Juga :  Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Seharusnya sebagai wakil rakyat, kata Elvensias harus mampu memberikan teladan yang baik, serta menerima kritikan atau saran yang disuarakan oleh mahasiswa, bukan malah mengeluarkan kata-kata tak senonoh.

“Seharusnya mereka (DPRD-Red) harus legowo menerima sikap baik mahasiswa yang mau berdialog untuk menyampaikan segala bentuk keluhan masyarakat. Apa salahnya menerima dengan baik, biar sama-sama mendiskusikan persoalan yang disuarakan oleh GMNI Sikka,” kesal Elvensias.

Lebih lanjut, Elven menuturkan bahwa krisis moral tengah dilanda oleh oknum Wakil ketua DPRD Sikka tersebut.

Untuk itu, dirinya mengecam oknum DPRD yang Menyebut aktifis GMNI dengan ungkapan tidak manusiawi.

“Kita ini hidup di sebuah Negara yang menganut sistem demokrasi. Karenanya Negara memberikan kebebasan kepada siapapun untuk menyampaikan pendapat, bukan melegitimasi diri atas nama Wakil rakyat lalu dengan mudah mengucapkan kata-kata yang sangat tdak beretika”, kritik Elvensias.

“DPP GMNI mengecam oknum DPRD yang tidak memiliki etika dan moralitas. Padahal dia (Anggota DPRD-Red) itu menduduki jabatan sebagai wakil ketua DPRD Sikka. Sangat disayangkan sekali sikap dan tutur katanya merendahkan martabat seluruh aktivis GMNI,” tambah Elvensias.

Baca Juga :  Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Elven juga meminta Badan Kehormatan Dewan(BKD) sika untuk segera memanggil dan memberi peringatan atas tingkah laku oknum tersebut.

Selain itu, Elven juga meminta agar GMNI Sikka terus berjuang dan mengusut sikap oknum DPRD Sikka yang telah merusak nama baik organisasi.

“inikan sudah merusak nama baik lembaga DPRD, jadi BKD harus segera mengkaji persoalan ini. Kalau memang melanggar kode etik DPRD Sikka silakan diproses sesuai petunjuk yang ada. GMNI Sikka tidak boleh diam, harus terus menggelorakan asas perjuangan untuk menafikan para oknum yang telah meresahkan seluruh aktivis,”ungkap Elven dengan nada tegas ketika dihubungi savanaparadise.com via telefon.

Penulis: Tobias Talu

Editor: Chen Rasi

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru