Disperindag Gelar Sosialisasi Cinta Indonesia

- Penulis

Kamis, 20 September 2012 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTT menggelar Sosialisasi dikalangan Pelajar, Mahasiswa, Aparatur dan pelaku usaha dengan mengusung tema ‘100% Aku Cinta Indonesia.

Adapun maksud dari sosialisasi ini yaitu, agar menambah pengetahuan dan informasi serta meningkatkan kualitas pemahaman dan wawasan serta kesadaran berbangsa dan bernegara yang mengedepankan Aku Cinta Indonesia secara 100%.

Kepala Dinas Perindag NTT, Fredrik Tielman kepada savanaparadise.com, mengatakan bahwa sosialisasi yang melibatkan pelajar dan mahasiswa memiliki tujuan untuk menanam dan meningkatkan kualitas rasa cinta generasi muda terhadap produk dalam negeri sehingga dapat meningkatkan daya saing yang kompetitip dengan produk luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelajar dan mahasiswa adalah generasi yang perlu dibekali dengan rasa cinta terhadap bangsanya sendiri, sehingga terpola dan menjadi kearifan dalam kehidupan mereka suatu saat yang akan datang”, tandas Tielman.

Ditanya perilaku konsumtif masyarakat terhadap produk luar, dirinya mengatakan bahwa masyarakat harus berpikir positif terhadap produk dalam negerinya sendiri. Masyarakat harus memikirkan banyak aspek sebelum membeli, menggunakan atau mengkonsumsi produk impor.

“Misalkan saja, Jeruk yang impor dari China harganya murah meriah dibandingkan dengan jeruk lokal, maka kita perlu ketahui bahwa yang namanya buah itu hanya bertahan selama 2 hari sebagai buah yang baik dan layak konsumsi, tetapi jika lebih dari itu maka yang pasti sesuatu dalam jeruk itu dan yang jelas adalah bahan pengawet”, jelasnya.

Hal senada disampaikan Gubernur NTT melalui Asisten Perekonomian dan pembangunan Setda NTT, Andreas Jehalu bahwa sebagai warga negara Indonesia harus bangga memiliki beragam produk dan kekayaan alam yang tak ternilai harganya.

Dikatakan bahwa anak bangsa ini telah cenderung pada perilaku konsumtif, meniru dan bahkan merasa lebih Okey kalau menggunakan produk impor.
“Sekarang Opa, Oma, Pemuda dan semua masyarakat bangga kalau antri demi segumpal nasi di KFC, padahal sebentar pulang rumah harus makan lagi karena perut orang NTT harus banyak nasinya”, tukasnya.

“Remaja mau pun perempuan dewasa dengan PeDenya mengenakan CU (Celana Umpan) ala aktris dan aktor film dari negara Barat tanpa melihat nilai dan norma yang kita pelihara”. Gaya hidup seperti ini adalah merupakan penghilangan citra dan kearifan lokal bangsa Indonesia”, kritiknya

Saya berharap dengan dilibatkannya para pelajar dan mahasiswa, aparatur dan pelaku usaha dalam kegiatan ini dapat memetik inti sari dan tetap mencintai produk Indonesia. Tidak perlu malu mengenakan produk kita. Barack Obama saja mengenakan kain tenun asal NTT pada saat mengikuti kegiatan di Bali. Nah kita pun tidak boleh kalah dengan orang luar yang suka hasil karya kita. (Rey)

Berita Terkait

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah
Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen
Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB