Disangka Covid-19, Pria Tak Dikenal Jatuh Tergeletak di Rumah Warga di Kota Ruteng

- Penulis

Jumat, 18 September 2020 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruteng, Savanaparadise.com,- Seorang pria yang belum dikenal identitasnya jatuh dan tergelatak di dalam rumah milik Yosefina Nesen di jalan Mongosidi, nomor 31 Pasar Puni, Rt 09 Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Jumat 18 September 2020, sekitar pukul 09.14 Wita.

Pemilik Rumah Yosefina Nesen kepada media ini menceritakan kronologi keberadaan pemuda misterius itu. Pada saat itu, pemilik rumah hendak ke ruangan tamu, Tiba-tiba ia mendapati pemuda tanpa identitas tersebut tergeletak di ruang tamu.

“Waktu itu saya hendak ke ruangan tamu, tiba-tiba saya lihat ada orang tergeletak di ruang tamu dan dari mulutnya keluar air,” ujar Yosefina kepada media ini, Jumad, 18/09/2020.

Melihat kejadian itu, saya lansung mendatangi rumah RT 09 Melaporkan kejadian tersebut, setelah itu saya minta anak saya Roni Jami untuk menghubungi pihak Kepolisian Manggarai untuk mengevakuasi pria tersebut. Ia mengaku takut dan mengira orang tersebut sudah mati. Tak lama kemudian petugas dari tim gugus tugas Covid-19 datang dan langsung mengevakuasi pemuda itu.

Pria tanpa identitas tersebut langsung diantar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng menggunakan mobil ambulance Puskesmas kota.

Namun, sampai di rumah sakit, pria tersebut tiba-tiba bangun dan turun dari mobil. Ia bahkan meminta tim medis dan petugas gugus tugas Covid-19 agar memulangkannya ke rumah. Pria itu enggan masuk ke rumah sakit untuk diperiksa.

Baca Juga :  Bupati Badeoda Ungkap Satu Tahun Pemerintahan Ende Baru Capaian Belum Maksimal

“Saat kami sampai tiba di depan rumah sakit dan buka mobil, dia bangun langsung jalan. Dia tidak mau masuk ke rumah sakit. Ia malah minta pulang. Tetapi memang, kami rasakan bau alkohol,” ujar Kepala Puskesmas Kota Ruteng, Wilibrordus Tan Bak kepada media ini di Ruteng, Juma’at (18/9/2020).

Hingga kini identitas pria tersebut masih misterius dan belum diketahui asal muasalnya. Pihak medis rumah sakit dan petugas gugus Covid-19 juga tidak berani menahan pria misterius itu untuk dimintai keterangan atau diperiksa.

“Kami tidak bisa paksa dia. Dia sudah jalan tadi,” tambah Wilibrordus.(BT08)

Berita Terkait

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Rabu, 1 April 2026 - 09:31 WIB

Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Berita Terbaru