Debat Kandidat Calon Bupati Matim, “YOGA” Tak Hadir

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2013 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, Savanaparadise.com,- Debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (1/8) yang diselenggarakan KPU Kabupaten Manggarai Timur di Aula Kevikepan Borong. namun pasangan Yoseph Tote dan Andreas Agas (YOGA) tidak ikut dalam debat tersebut.

Debat kandidat yang dipandu langsung oleh Presenter TVRI, Ansy Lema, dengan panelis, Rm. Dr. Martin Chen, Pr, Drs. Sebast Salang, dan Dr. Damianus Adar tampak menjadi tidak menarik karena Paket YOGA tidak hadir. Ketidakhadiran mereka, alasannya tidak diketahui persis.

Baca Juga :  Hibahkan Tanah Bangun SMPN; Bupati Ende Apresiasi Untuk Mosalaki Tanah Nggesa

Walau begitu, debat kandidat tersebut masih alot meski hanya tiga paket saja, yaitu BRAVO, WINTAS dan SETIA. Dari sekian program yang dicanangkan para kandidat, pada umumnya akan mengurus infrastruktur jalan dan jembatan, sekolah, air minum bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait dengan ketidakhadiran YOGA, Calon Wakil Bupati dari WINTAS, Tarsi Sjukur, kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa YOGA tidak taat azas. “Itu sebetulnya bentuk pelecehan terhadap KPU Kabupaten Manggarai Timur padahal agenda perdebatan tersebut diatur pihak penyelenggara”, tandas Sjukur.

Baca Juga :  Pimpin Apel Harla Pancasila di Ende, Mensos RI: Mari Kita Amalkan Sila Dalam Pancasila Dalam Kehidupan KIta Sehari-Hari

Tidak hanya Sjukur, para kandidat dan para pendukung kandidat di Aula Kevikepan Borong menyesalkan ketidakhadiran YOGA. Mereka menyanyangkan tindakan YOGA yang alpa untuk debat kandidat. Namun, hingga berita ini diturunkan, YOGA belum dikonfirmasi terkait ketidakmauan mereka mengikut debat kandidat. (MP/suaraflores.com)

Berita Terkait

Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Kuasa Hukum Bantah Kliennya Terima Komisi dan Adanya Praktek Prostitusi Online di Kos Kosan Milik Kliennya
Perkumpulan Peduli Kasih Dorong Agar Kasus Prostitusi Online di Ende Diserahkan ke Polisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WIB

Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:50 WIB

LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende

Berita Terbaru