Debat Kandidat Calon Bupati Matim, “YOGA” Tak Hadir

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2013 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, Savanaparadise.com,- Debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (1/8) yang diselenggarakan KPU Kabupaten Manggarai Timur di Aula Kevikepan Borong. namun pasangan Yoseph Tote dan Andreas Agas (YOGA) tidak ikut dalam debat tersebut.

Debat kandidat yang dipandu langsung oleh Presenter TVRI, Ansy Lema, dengan panelis, Rm. Dr. Martin Chen, Pr, Drs. Sebast Salang, dan Dr. Damianus Adar tampak menjadi tidak menarik karena Paket YOGA tidak hadir. Ketidakhadiran mereka, alasannya tidak diketahui persis.

Baca Juga :  754 Ton Beras Rawan Pangan Di Ende Gagal Salur, Ansel Kaise : Pemkab Segera Koordinasi Dengan Bapanas

Walau begitu, debat kandidat tersebut masih alot meski hanya tiga paket saja, yaitu BRAVO, WINTAS dan SETIA. Dari sekian program yang dicanangkan para kandidat, pada umumnya akan mengurus infrastruktur jalan dan jembatan, sekolah, air minum bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait dengan ketidakhadiran YOGA, Calon Wakil Bupati dari WINTAS, Tarsi Sjukur, kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa YOGA tidak taat azas. “Itu sebetulnya bentuk pelecehan terhadap KPU Kabupaten Manggarai Timur padahal agenda perdebatan tersebut diatur pihak penyelenggara”, tandas Sjukur.

Baca Juga :  Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut

Tidak hanya Sjukur, para kandidat dan para pendukung kandidat di Aula Kevikepan Borong menyesalkan ketidakhadiran YOGA. Mereka menyanyangkan tindakan YOGA yang alpa untuk debat kandidat. Namun, hingga berita ini diturunkan, YOGA belum dikonfirmasi terkait ketidakmauan mereka mengikut debat kandidat. (MP/suaraflores.com)

Berita Terkait

GPSP Desak KSOP dan PELNI Terbuka Soal Penyebab KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut
Berita ini 6 kali dibaca