Calon Petugas Sensus 2020 di Nagekeo Ikut Rapid Test

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2020 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Sebanyak 41 calon petugas sensus Penduduk 2020 di Kabupaten Nagekeo jalani rapid test di puskesmas kecamatan Aesesa, Kamis, 27/08/2020.

Hal ini disampaikan oleh kepala Badan pusat statistik kabupaten Nagekeo Abdul Aziz S.St. kepada media SP hari ini (27/8/20) di puskesmas Aesesa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa hari ini dan besok adalah jadwal rapid untuk petugas kecamatan Aesesa, dan untuk petugas dari kecamatan lain akan di adakan rapid test di masing masing kecamatan.

Baca Juga :  Sat Pol PP Amankan Lima Pelaku Prostitusi Online di Ende,; Hasil Medis Satu Orang Positif Hamil

Abdul menambahkan jika dari hasil rapid test ini bila ada calon petugas yang Reaktif maka dengan sendirinya gugur dari calon petugas sensus penduduk tahun 2020 ini.

Rapid test ini adalah seleksi terahkir dari seleksi administrasi dan test wawancara.

“Kita berharap bersama semoga hasil dari rapid test ini tidak ada yang Reaktif sehingga Teman teman calon petugas bisa lolos menjadi Petugas Sensus penduduk 2020 dikabupaten Nagekeo.”katannya.

Kepala BPS Nagekeo juga menjelaskan demi menjaga keselamatan warga dan petugas sensus penduduk, mereka harus benar-benar sehat dan tidak boleh satupun petugas yang Reaktif. Dan juga kami akan siapakan alat pelindung diri APD petugas selama bertugas di lapangan nanti. Ini semua demi memutuskan mata rantai penularan covid19 di kabupaten ini. Imbuhnya.

Baca Juga :  Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi

Informasi terkait jumlah petugas yang di butuhkan adalah 220 orang untuk petugas sensus penduduk, 20 orang petugas sensus kordinator kecamatan dan 8 orang tim tasfos. Dan biaya semuanya di tanggung oleh PEMDA Nagekeo.

Pantauan media SP, calon petugas yang datang mengikuti rapid test semua tetap mengikuti protokol kesehatan.(FR03)

Berita Terkait

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru