BWS NT-II Bantah Data GMNI Sikka Soal Pembebasan Lahan Napun Gete

- Penulis

Rabu, 17 Februari 2021 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendungan Napun Gete/Foto KemenPUPR

Bendungan Napun Gete/Foto KemenPUPR

Kupang, Savanaparadise.com,- Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT-II) Kupang membantah dugaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Sikka terkait pembebasan lahan bendungan Napun Gete. dalam pernyataannya Ketua GMNI Sikka, Alfian Ganggung mengatakan pemerintah belum melakukan pembayaran terhadap 37 bidang tanah di bendungan Napun Gete.

Alfian merincikan dari 28 bidang tanah yang masuk dalam areal perencanaan dengan luas sebesar 18,5756 Ha dan jumlah biaya pembebasan yang belum dibayar sebesar Rp.6.777.190.593.

Dan 9 bidang tanah yang merupakan lahan tambahan dengan luas sebesar 15,323 Ha, pembebasan yang belum dibayar sebesar Rp. 2.631.896.997 dari 37 bidang tanah

Terkait hal itu Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT-II) Kupang, Agus Sosiawan mengatakan pihaknya sudah membayar biaya pembebasan lahan pembangunan bendungan Napun Gete. Dikatakannya yang sudah dibayar 161 Ha dari total 175 Ha.

” Dapat kami sampaikan untuk tapak bendungan dan jalan masuk serta areal genangan serta lokasi fasos fasum sudah terbayarkan semuanya kurang lebih 161 ha dari 175 ha kebutuhan lahan, sisa kirang lebih 14 ha sdh dilakukan apraisal dan telah di TL oleh panitia pengadaan, 14 ha tersebut terdiri dari 24 bidang tanah,” kata Agus Sosiawan ketika dihubungi SP, Selasa, 16/02/2021.

Baca Juga :  KPU Ende Gelar Safari Demokrasi Partisipasi di Bulan Ramadhan

Ia mengatakan administrasinya sudah disampaikan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) kementerian Keuangan tanggal 4 Desember. Dan pihaknya baru mendapat balasan pada tanggal 9 Februari 2021.

” Dari 24 bidang 17 sudah mendapat persetujuan sedangkan 7 bidang minta diperbaiki dan sudah diperbaiki saat ini,” katanya.(SP)

Berita Terkait

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II
Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP
450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
Gubernur NTT Desak Penindakan Admin Tiktok Lika Liku NTT, Dinilai Resahkan Publik
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 06:59 WIB

SPK Panaskan Mesin PAN NTT, Target Kursi Tambahan di Dapil II

Rabu, 8 April 2026 - 21:02 WIB

Demo di Kantor Bupati Ende, Pendemo Lakukan Aksi Bakar Ban Hingga Bentrok Dengan Sat Pol PP

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Kamis, 2 April 2026 - 13:03 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Kamis, 2 April 2026 - 12:33 WIB

Dinas Pendidikan NTT Imbau Sekolah Bijak Gunakan Media Sosial, Hindari Hoaks dan Pelanggaran Hukum

Berita Terbaru