Bupati Djafar: Perlu Adanya Penangan Dini Terhadap Kasus HIV/AIDS

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2020 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ende, Savanaparadise.com,-Bupati Ende, Drs. H.Djafar H. Achmad, MM tegaskan kasus HIV/AIDS seperti bom waktu yang sewaktu-waktu dapat meledak apabila tidak segera ditangani sejak dini.

Hal ini disampaikan oleh Bupati dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan AIDS yang bertempat di lantai 2 Kantor Bupati, pada Senin, (26/10/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutanya, Bupati juga mengatakan, penanganan kasus HIV/AIDS harus benar-benar menjadi prioritas kita dan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

Baca Juga :  Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Ia pun berharap agar peserta rakor harus terlibat secara aktif dalam kegiatan ini dengan memberikan kontribusi positif berupa pemikiran dan ide-ide inovatif sehingga melalui kegiatan Rakor ini menghasilkan keputusan maupun komitmen kerja inovatif terkait cara cepat dan efektif penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Ende.

Dalam kesempatan yang sama, panitia penyelenggara, Falendrianus Antonius Raki dalam laporannya mengatakan, latar belakang dilaksanakan rakor ini adalah untuk mewujudkan keterpaduan peran dalam melaksanakan program penurunan kesakitan dan kematian terkait HIV dan AIDS di Kabupaten Ende.
Keterpaduan peran ini dilakukan mengingat sampai Juni 2020 mencapai 308 kasus HIV dan AIDS telah menyebar pada 21 Kecamatan.

Baca Juga :  Jalan Saga - Sokoria Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkab Ende Akan Evaluasi PT. SGI

Valen juga melaporkan, peserta yang ikut terlibat dalam kegiatan ini terambil dari unsur Camat dan para Kepala Puskesmas.
(Prokopim Eln/Chen02)

Berita Terkait

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru