Belalang Kumbara Mulai Serang Tanaman Pertanian

- Jurnalis

Kamis, 7 Juli 2016 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Herman Njurumana
Foto : Herman Njurumana

Waingapu, Savanaparadise.com,- Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur saat ini sedang berjibaku melawan serangan hama belalang Hama Kumbara. Belalang kumbara sudah mulai menyerang tanaman pertanian di beberapa lokasi di Sumba Timur.

Untuk mengantisipasi serangan yang lebih luas, Dinas Pertanian dibawah kepemimpinan Ir. Ida bagus Putu Punia, membentuk Brigade Perlindungan Tanaman. Brigade ini tak kenal lelah terus melakukan penyemprotan pestisida untuk membasmi hama belalang.

Baca Juga :  Hanura Buka Pendaftaran, Jimmy Sianto Ditawari jadi Cawagub

Brigade Perlindungan Tanaman sudah melakukan pengendalian di beberapa kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kami sudah lakukan pengendalian di desa Palakahembi, Kotak kawawu, Desa persiapan Yubuwai, Papu serta kelurahan Watumbaka, desa Maubokul, desa Kambatatana da desa persiapan kilimbatu kecamatan Pandawai,” Kata Herman Njurumana, Staf Dinas Pertanian yang ketika di hubungi sedang melakukan penyemprotan belalang, 07/07.

Herman mengatakan untuk memantau pergerakan belalang, brigade selalu mendapat pasokan informasi dari para pegembala hewan.

Baca Juga :  Baru Dibangun, Jembatan Ramuk di Sumba Timur Sudah Retak
Foto : Herman Njurumana
Foto : Herman Njurumana

” Karena sudah banyak yang terbang dan tempat menetasnya yang tidak di ketahui sehingga banyak gembala hewan saja kasi informasi karena masih kebanyakan di padang” Kata Mantan Ketua Ipmastim Kupang ini.

Informasi yang dihimpun, Maria Warga Desa Palakahembi, mengatakan walau belalang sudah di basmi menggunakan pestisida namun belalang terus berkembang biak. Maria mengatakan belalang yang menyerang tanaman di desanya masih berukuran kecil.

Maria berharap Pemerintah terus berupaya melakukan pencegahan karena akan berdampak pada gagal panen pada musim panen tahun ini.(SP)

Berita Terkait

Julie Laiskodat: Kasus Kalibata Harus Diusut Demi Keadilan Korban
Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :