Bayi Asal Ende Terlahir dengan Usus Terurai Keluar

- Penulis

Kamis, 4 Agustus 2016 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang Tua Bayi/FLobamora.net
Orang Tua Bayi/FLobamora.net

Ende, Savanaparadise.com,- Pasangan suami istri Servasius Sato (32) dan Feni Diana Nggubhu (23) harus menerima cobaan ini. Pasalnya anak ketiga mereka lahir dengan usus terurai di luar tubuh. Keduanya berharap agar anak mereka bisa segera ditangani para dokter di RSUD Ende.

Ditemui di RSUD Ende,Rabu (3/8) mereka menceritakan, tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan saat hamil, Namun ketika lahir bayi laki-laki ini ususnya terurai di luar perut.

“Saat saya hamil tidak ada kelainan. Saya hamil normal seperti dua anak saya yang lain. Saya juga tidak mengalami sakit sehingga bisa berpengaruh terhadap anak ini. Saya hanya sakit pilek, demam atau sakit pinggang tanpa keluhan lain,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Dusun Detuperi, Desa Tou Barat ini mengatakan, setelah melahirkan barulah diketahui anaknya memiliki kelainan yakni usus terbuai keluar perut.

Baca Juga :  Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan

Hal ini juga dibenarkan suaminya Servasius Sato. Menurut Sato, melihat kondisi anaknya demikian, keduanya meminta dirujuk ke Rumah Sakit TC Hillers Maumere. Karena tidak ada dokter bedah dan kami tidak punya biaya karena tidak punya kartu KIS akhirnya kami pulang ke Kotabaru dan selanjutnya ke RSUD Ende.

Sementra itu Silvester Keri Kepala Puskemas Kotabaru dikonfirmasi per telepon mengatakan sang bayi lahir dengan berat badan 2,100 gram. Bayi tersebut lahir tanggal 31 Juli 2016 sekitar pukul 01.00 Wita dini hari.

ia menjelaskan, jenis kelamin bayi tersebut adalah laki-laki, dimana terjadi kelainan bawaan diagnosa medisnya disebut gestroschisis, kelahiran bawaan dimana terjadi kegagalan usus berada di luar tubuh.

“Terhadap hal ini sang bayi akhirnya dirujuk ke RS TC Hillers Maumere. Di Rumah sakit tersebut bayi mereka sempat dirawat sampai tanggal 1 Agustus 2016. Karena alasan biaya, keluarga minta pulang paksa. Pasiennya lalu diantar kembali ke Puskesmas Kotabaru dan dirujuk ke RSUD Ende,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkab Ende Alokasikan Anggaran Penanganan Bencana Gempa Bumi Flores 35 M

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Ende Siprianus Reda Lio yang menerima informasi terkait sang bayi langsung berkoordinasi dengan RSUD Ende dan Dinas Kesehatan.

Ia mengatakan berkaitan dengan kondisi keluarga yang tidak mampu karena sebagai petani ia menginstrukikan agar pihak rumah sakit menyelamatkan sang bayi.

“Saya minta untuk hindari diri dari polemik soal keuangan. Bantu dulu karena orang tuanya tidak mampu. Yang penting selamatkan dulu sang bayi. Masa yang ini tidak bisa diatasi,” tandasnya.

Ia juga meminta kepada RSUD Ende untuk segera memproses surat keterangan tidak mampu dari kepala desa, karena yang bersangkutan tidak memiliki KIS.

Seperti yang disaksikan di RSUD Ende, sang bayi ditempatkan di ruang bayi, sementara sang ibu harus beristirahat di lorong RSUD Ende didampingi sang suami.(FLobamora.net)

Berita Terkait

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Berita Terbaru