Bandara Tambolaka Ditutup Karena Vulkanik Raung

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2015 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Dampak abu vulkanik Gunung Raung di Jawa Timur menyebabkan penerbangan ke sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) terganggu. Akibatnya Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya harus ditutup sementara, karena tidak ada penerbangan.

“Tidak penerbangan ke Tambolaka, akibat abu vulkanik Gunung Raung sehingga sementara kami tutup,” kata Kepala Bandara Tambolaka, Anis Keraf, Jumat, 10 Juli 2015.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Menurut dia, terdapat tiga maskapai penerbangan yang mendarat di Bandara Tambolaka yakni Garuda dengan rute Denpasar- Tambolaka- Kupang pulang pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wings Air dengan rute Denpasar- Tambolaka pulang pergi dan Trans Nusa Kupang- Tambolaka- Denpasar. “Sampai siang ini tidak ada satu pesawat yang mendarat di Tambolaka,” katanya.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Penutupan bandara ini mengakibatkan ratusan penumpang yang menunggu di Bandara Tambolaka terlantar. Namun, dia mengaku mereka masih tetap menunggu kepastian keberangkatan pesawat dari bandara itu. “Penumpang masih menunggu kepastian keberangkatan,” katanya.

Di NTT terdapat tiga bandara yang terganggu akibat abu vulkanik Gunung Raung yakni Bandara Tambolaka, Komodo dan El Tari Kupang.

Berita Terkait

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Kupang

Politisi PDIP Sebut NTT Mart Lebih Mirip Kios Biasa

Selasa, 3 Mar 2026 - 08:45 WIB