Andre Garu Blusukan di Desa Bone, Warga: Pemimpin Harus Seperti Ini

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG,Savanaparadise.com- Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor Urut 3, Adrianus Garus blusukan ke Desa Bone, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

Cawagub Andre tiba di Desa Bone sekira Pukul 10.30 siang, dan langsung diajak warga menuju kebun milik Hans Tasesa. Di sana, Andre Garu diajak untuk memanen jagung dan kacang secara simbolis bersama warga yang hadir.

Usai panen, Andre Garu bersama masyarakat menikmati jagung dan kacang hasil panenan yang langsung dikelola oleh warga di sekitar kebun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam bincang-bincang dengan warga, Andre mengatakan bahwa selama ini ia bersama Cagub Simon Petrus Kamlasi intens turun ke tengah masyarakat untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi masyarakat yang akan mereka pimpin jika terpilih kelak.

“Sudah menjadi kewajiban kami untuk menyapa masyarakat sekaligus tahu kondisi masyarakat, seperti kondisi ekonomi, potensi-potensi yang dimiliki, serta infrastruktur yang tersedia,” ujar Andre Garu.

Ia menambahkan, soal terpilih atau tidak pada hari pencoblosan nanti, itu urusan yang berbeda. Sekarang yang paling penting bagi Paket SIAGA adalah bertemu dan mengetahui kondisi di akar rumput.

Baca Juga :  Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

“Hampir tiap hari saya dan Pak SPK blusukan, hingga tengah malam. Tiada hari tanpa menyapa masyarakat. Soal jadi atau tidak, itu urusan Tuhan, tapi kita wajib menyapa masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Andre meminta doa dari masyarakat Desa Bone, supaya dirinya bersama Simon Petrus Kamlasi bisa terus semangat selama masa kampanye ini, juga nanti kalau terpilih, sehingga bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sebaik mungkin.

“Saya dan Pak Simon mohon doa restu,” imbuhnya.

Andre juga menyebutkan bahwa kali ini ada tiga kandidat yang maju, karena itu ia berharap bisa menentukan pilihan dengan baik.

“Kita punya tiga kandidat. Tapi hanya satu anak Timor yang jadi calon gubernur kali ini. Tinggal bapa mama tentukan pilihan,” ucapnya.

Masyarakat Keluhkan Infrastruktur dan Alat Pertanian

Di hadapan Andre Garu, tetua bernama Herson Yakob Amalo mengatakan,” Kami orang-orang tua dan masyarakat di sini sangat berterima kasih karena Pak Andre mau datang ke tempat kami. Doa kami akan selalu menyertai perjuangan Bapak”.

Menurut Yakob Amalo, tidak banyak pejabat yang mau datang ke tempat mereka medannya lumayan sulit.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

“Tadi waktu mau ke sini pasti Pak Andre sudah rasakan medannya. Kalau musim panas kami masih bisa tersenyum, tapi kalau sudah musim hujan kami susah karena tidak ada jembatan,” keluhnya.

Selain itu, Yakob Amalo juga meminta agar nanti jika Paket SIAGA terpilih, desa-desa yang wilayahnya luas bisa dimekarkan untuk mendekatkan pelayanan.

“Kalau bisa desa-desa kami juga dimekarkan supaya pelayanan lebih dekat. Karena kami di sini sudah tertinggal, terbelakang, termiskin lagi,”” tandasnya.

Senada, Hans Tasesa juga berharap ada bantuan alat-alat pertanian seperti traktor, untuk membantu meningkatkan produktifitas mereka sebagai petani.

“Saya punya lahan satu hektar, namun karena dikelola secara manual sehingga belum semua saya kerjakan. Kalau ada traktor pasti hasilnya akan meningkat,” ungkapnya.

Selain itu, Hans juga mengeluhkan infrastruktur yang belum memadai sehingga pada musim hujan hasil pertanian mereka sulit untuk dipasarkan.

“Semoga pemimpin baru nanti bisa memperhatikan kesulitan kami,” harapnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Andre Garu mengajak masyarakat untuk mendoakan perjuangan Paket SIAGA sehingga nanti kalau Paket SIAGA yang memimpin, apa yang dikeluhkan bisa diperhatikan.***

Berita Terkait

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Anggota Dewan di Ende Desak Pemerintah Perhatikan Pelayanan di Dukcapil dan Sektor Kesehatan
Fraksi PDIP DPRD Ende Pertanyakan Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024
Kolaborasi Antara Sang Mantan dan Bupati Aktif, Rencanakan Bangun Ende Bersama-sama
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:15 WIB

Meski Dipolemikan, Anton Doni Dihen Libatkan Sekda Ngada Defenitif dalam Pansel Job Fit di Flores Timur

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:47 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT Laporkan Kinerja 2025 ke Publik, Dorong Transparansi dan Kontrol Rakyat

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Berita Terbaru

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turof menyampaikan pernyataan sikap terkait penggusuran lapak jualan sempada Pantai Ndao Ende (Foto: Mateus Bheri/SP)

Ende

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:34 WIB