Prabowo Didukung Karena Responsif Gender Dan Hak-Hak Kemanusiaan

- Penulis

Selasa, 20 Mei 2014 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Tragedi kerusuhan tahun 1998 benar benar menyandera nama Prabowo Subianto.Tudingan sebagai pelanggar HAM kepada sosok Prabowo masih melekat hingga hari ini. Namun, Ingatan kita masih hangat atas tindakan Prabowo yang telah menyelamatkan TKI asal Belu, NTT, Wilfrida Soik yang bebas dari jeratan hukuman mati di negeri Jiran, Malaysia.

Mantan Danjen Kopassus ini dinilai telah melakukan tindakan heroik karena perjuangannya berbuah hasil dalam menyelamatkan Wilfrida dari segala dakwaan hukum.

Adalah Dua tokoh perempuan NTT dari Forkom P2HP NTT, Mien Patty Mangoe dan Balkis Soraya Tanof yang menepis dugaan ini. Bagi dua srikandi NTT ini, Prabowo justru dianggap sebagai pahlawan karena telah berjuaang untuk membebaskan Wilfrida dari Hukuman mati.

“ Kalau orang mengatakan Prabowo telah melakukan pelanggaran HAM karena semua orang punya Intrepretasi. Tapi kita berada pada negara yang mempunyai supremasi hukum dan tidak terbukti (melakukan pelanggaran HAM-red) dan hanya wacana semata,” ujarnya Balkis Soraya Tanof, ikrar kebangkitaan Flobamora yang di hadiri oleh berbagai elemen masyarakat NTT dari berbagai lintas Profesi di arena taman Nostalgia, kota Kupang, petang tadi, Selasa, 20/05.

Balkis Soraya Tanof mengatakan prabowo telah berbuat serta merupakan sosok yang responsif gender terhadap hak-hak kemanusian.

“ kami wanita Flobamora, Forkom PH2P dukung Prabowo-Hatta karena telah menyelamatkan saudara kita Wilfrida Soik,’ Jelasnya lagi.

Bagi dia, Prabowo telah berbuat bagi bangsa indonesia terutama kepada pahlawan devisa dimana telah menyelamatkan Wilfrida Soik dari hukuman mati dan itu sudah membela hak-hak manusia.

Senada dengan Balkis, ketua Forkom P2HP NTT, Mien Patty Mangoe mengatakan Prabowo mempunyai keterikatan dalam membebaskan TKI wilfrida Soik dari jeratan hukuman Mati.

“ Kami turun ke jalan untuk mengais uang untuk berangkatkan saksi ke kelantan. Aksi kami ini menggugah perhatian Prabwo dengan mengirim utusannya untuk menemui kami. Prabowo ikut berjuang mengangkat harga diri bangsa,” ujarnya.(Elas)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru