Tembok Penyokong Roboh Di Ende Makan Dua Korban Kakak Beradik

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembok Penyokong Roboh Makan Dua Korban Kakak Beradik (Foto: istimewa/SP)

Tembok Penyokong Roboh Makan Dua Korban Kakak Beradik (Foto: istimewa/SP)

Ende, Savanaparadise.com,- Hujan lebat mengguyur Kota Ende pada Sabtu, 4 Mei 2024. Hujan dengan intesitas tinggi ini mengguyur Kota Ende kurang lebih sekitar 4 Jam lamanya telah memakan korban dua nyawa kakak beradik.

Berdasarkan data yang di himpun, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 19.00, di RT. 033/RW.017, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, persis di Lorong Alien depan SMKN 1 Ende.

Menurut keterangan warga disekitar, sebelum kejadian naas itu terjadi, warga mendengar adanya suara reruntuhan dari dalam kamar korban yang mana kedua kakak beradik ini sedang berada di dalam kamar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mendengar suara tersebut, rekan korban langsung menuju ke kamar korban dan melihat tembok belakang kamar korban dalam keadaan runtuh dan korban tertimbun oleh reruntuhan tembok dan tanah tersebut.

Korban kakak beradik kemudian di larikan ke BLUD RSUD Ende untuk mendapat pertolongan. Namun nyawa kedua korban tak tertolong.

Kemudian, setelah dilakukan idetifikasi, ternyata kedua berasal dari Dusun Kreselo, Desa Ndenggarongge, Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Kabupaten Ende, NTT.

Adapun identitas korban, Maria Anita Dete (19) bersatus sebagai kakak dan Maria Natalia Jole (17) pelajar SMKN 1 Ende. Kedua Jenazah saat ini sudah berada di kampung halamannya, di Dusun Kerselo.

Penulis: Chen Rasi

Berita Terkait

GPSP Desak KSOP dan PELNI Terbuka Soal Penyebab KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende
KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor
Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?
Anggaran Pilkades Capai 3,9 M, Komisi 1 DPRD Ende Minta Dikaji Ulang
DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara
Surat Sakti Kepsek Kuburkan Mimpi Guru Honor di Ende Untuk Jadi P3K; 16 Tahun Mengabdi Sia-Sia
Limbah Tahu Tempe Picu Aroma Tidak Sedap, Anggota DPRD Ende Minta Izin Usaha Dicabut

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:20 WIB

GPSP Desak KSOP dan PELNI Terbuka Soal Penyebab KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi Ende

Minggu, 1 November 2026 - 09:07 WIB

KM Lawit Tabrak Dermaga Ippi, KSOP dan PELNI Dapat Catatan Kritis Dari Dewan di Ende

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Sorot Rencana Anggaran PKK 500 Juta, Komisi 1 DPRD Ende: Outputnya Apa?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:58 WIB

DLH Ende Akan Beri Sanksi Jika Ditemukan Limbah Pabrik Tempe Tahu Cemari Lingkungan Air dan Udara

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB