Pencuri Gasak Sapi Milik GMIT Kota Kupang

- Penulis

Selasa, 2 Februari 2021 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Kabar heboh kembali terjadi di Kota Kupang. Sekelompok kawanan pencuri Tak segan-segan menyembeli sapi milik Gereja masehi Injili di Timor (GMIT) Pohon Nitas, Manulai II, Kecamatan Alak.

Edannya, sapi itu disembeli oleh kawanan pencuri dengan meninggalkan kulit sapi, tulang dan jeroannya di lokasi gereja. Sedangkan isinya di bawah  kabur oleh pencuri. Uniknya lagi Mereka membungkus kembali kulit sapi dalam tulang sehingga nampak sapi sementara tertidur.

Binggo Nabunome yang sehari-hari mengembala Sapi Gereja itu mengatakan Ada cap di paha sapi, GPN (Gereja Pohon Nitas). Hal itu dikatakannya kepada wartawan, Selasa, (02/02/2021).

“Semoga yang curi bisa selamat. Dong potong di tempat, jadi hanya ambil isi. Tulang dengan kulit dong pake tutup tali perut,” ujarnya

Menurutnya, kasus pencurian sapi dan ternak lainnya marak terjadi didaerah pinggiran Kota Kupang. Setiap tahun diperkirakan ratusan sapi digondol kawanan pencuri.

” Area sini, sampe di bolok, anggap hal biasa. Satu malam saja kasih tinggal sapi sonde masuk kandang maka pagi jangan harap mau selamat,” jelasnya.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Warga kelurahan Manulai II dan sekitarnya berharap, pemerintah kota Kupang dan aparat keamanan dapat meningkatkan pengamanan di wilayah ini.

Menurut informasi yang dihimpun oleh media SP, kejadian serupa tidak hanya dialami di Manulai, wilayah lain di pinggiran kota Kupang juga memgeluhkan hal yang sama.

Selain itu, ada beberapa warga pun pernah curhat dilaman Facebooknya. Seperti yang dicurhatkan oleh seorang Warga yang bernama Yurgen Nubatonis. Ia menulis ” Minggu lalu di katong di Bello sini coi,, co dapat tangkap su bae”. (SP)

Berita Terkait

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik
Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:13 WIB

Safari Politik Jokowi ke NTT Dikritik Akademisi: Rakyat Butuh Solusi, Bukan Manuver Politik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Berita Terbaru