Angka Pasien Positif Corona Di Ende Bertambah Menjadi 58 Orang

- Penulis

Selasa, 15 September 2020 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ende, Savanaparadise.com,- Jumlah pasien positif corona di Kabupaten Ende mengalami peningkatan yang sangat luar biasa. Berdasarkan data yang dikirim oleh juru bicara gugus tugas covid-19 Kabupaten Ende, Dr. Muna Fatma, kepada media, sebanyak 58 Orang pasien yang terkonfirmasi positif corona, pada hari Senin, (14/09/2020).

Menurut data tersebut, terlihat bahwa, pasien yang terkonfirmasi positif corona paling banyak berasal dari Kecamatan Ende Utara sebanyak 42 Orang. Berikutnya menyusul Kecamatan Ende Tengah sebanyak 11 Orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk urutan ketiga pasien yang terkonfirmasi positif corona dari Kecamatan Ende Timur sebanyak 3 Orang dan yang terakhir dari Kecamatan Nangapanda sebanyak 2 orang.

Baca Juga :  Polres Ende Bersama Tokoh Agama, Mahasiswa dan Ojol Bagi Takjil Ke Warga di Bulan Suci Ramadhan

Dijelaskan juga olehnya, bahwa saat ini pasien terkonfirmasi positif corona dikarantina di tiga tempat, yaitu, di ruang isolasi RSUD Ende sebanyak 2 Orang, di Rujab sebanyak 2 Orang, dan 54 Orang lainnya berada di KLK, Jl. Anggreak.

Padahal sebelumnya, terupdate tanggal 12 September 2020, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona sebanyak 20 Orang.

Semakin bertambah jumlah pasien yang terkonfirmasi postif corona, menurut salah seorang warga yang tinggal di Kecamatan Ende Tengah, Kelurahan Mautapaga, Felisita Febriani (23), mengatakan, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif corona di Ende yang demikian signifikan perlu dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga :  Festival Daun Lontar Ende Lio Ajang Lestarikan Tradisi Anyaman Yang Bernilai Ekonomis

Karenanya, Pemerintah semestinya harus konsisten dan memberikan sanksi secara tegas kepada masyarakat yang tidak memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan.

Untuk itu kata Febriani, setiap hari Pol PP dan dari Kepolisian harus melakukan razia dijalan, apabila ditemukan warga yang tidak menggunakan masker harus diberi sanksi.

“Soalnya berdasarkan pengamatan saya, masih banyak masyarakat yang belum sadar dan patut dalam menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan”, Ungkapnya.(Chen02)

Berita Terkait

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:48 WIB

Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:04 WIB

Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Berita Terbaru