Pemkab Nagekeo Luncurkan Program Padat Karya Penanganan Dampak Covid-19

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2020 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Pemerintah Kabupaten Nagekeo melakukan Peluncuran program padat karya penanganan Covid-19. pelaksanan program ini dilakukan di KM 1 Tengah, Jumad, 19/06/2020.

Kegiatan tersebut didahului dengan kerja gotong royong padat karya peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur oleh Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai peluncuran kegiatan dilanjutkan dengan dialog terbuka bersama Petani Irigasi Mbay dan penyerahan anggaran secara simbolik kepada Petani.

Kepala Dinas Nakertrans Nagekeo, Marsel Lowa menjelaskan bahwa rendahnya pendapatan dan hilangnya daya beli masyarakat akibat pandemi covid19 sangat kita rasakan termaksud petani irigasi Mbay. Ini menjadi alasan mengapa infrastrukur padat karya secepatnya di laksanakan oleh tenaga petani irigasi mbay.

Baca Juga :  Polres Ende Dirikan Tenda Darurat dan Kawal Bantuan Presiden Untuk Korban Bencana Gempa Flores

“Kita berharap agar 4.251 petani yang ada di irigasi Mbay terlibat aktif dalam kegiatan padat karya infrastrukur ini,” jelasnya.

Marsel menambahkan, Kegiatan padat karya infrastrukur penanganan Covid-19 bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

Ia mengatakan melalui stimulus kegiatan padat karya maka total upah kerja diterima langsung oleh pekerja sebesar Rp. 2.805.037.591 dan melalui pembelian material bangunan sebesar Rp. 4.933.599.220. serta sewa peralatan sebesar Rp. 37.424.151. dengan target prioritas infrastruktur terbangun : 64 unit box. 183 unit pintu pembagi air, serta 12.106 meter saluran pengendali air. Ke 41 lokasi kerja.

Baca Juga :  Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Bupati Nagekeo,Yohanes Don Bosco
Dalam sambutannya menegaskan bahwa infrastrukur yang akan dibangun harus dikerjakan oleh para petani itu sendiri jangan kasih ke pemborong.

“Dan saya berharap agar para petani yang ada mampuh mengerjakan pekerja ini dengan baik, kita tidak perlu kasih ke pemborong lagi,” jelasnya.

ketua P3A KM 34 Tengah Laorentius Dhanga dalam dialog Ia meminta agar Pemda Nagekeo bisa menyiapkan Irigasi, jalan tani dan juga pasar. 3 poin ini yang menjadi kendala bagi para petani yang ada di irigasi mbay ini.(FR03)

Berita Terkait

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:33 WIB

Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Putri Pariwisata Indonesia 2026 Bersama Levico Butik Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Rabu, 16 September 2026 - 07:14 WIB

Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Selasa, 15 September 2026 - 16:05 WIB

Polres Ende Serahkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembuatan 25 Unit Kapal Tangkap Ikan ke Jaksa

Jumat, 11 September 2026 - 17:53 WIB

Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende

Berita Terbaru