Bupati Ende: Kekuatan Untuk Cegah Penyebaran Covid-19 Ada di Tangan Rakyat

- Penulis

Selasa, 28 April 2020 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ende, Savanaparadise.com,- Pernyataan ini dilontarkan oleh bupati Ende, Djafar Ahmad dalam pertemuan khusus dengan pemerintah kecamatan Ende Tengah dengan agenda khusus yaitu upaya pencegahan dan penangan Covid-19 diwilayah Kabupaten Ende dilantai 2 kantor bupati Ende, Selasa (28/4/2020).

Undangan yang juga hadir dalam pertemuaan tersebut adalah, para lurah, ketua-ketua RW dan RT se-wilayah Kecamatan Ende Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diselah-selah pertemuan, Bupati Ende mengungkapkan bagaimanapun sistem yang dibangun oleh Pemerintah sedemikian baik, namun tidak didukung oleh kekuatan rakyat, niscaya semuanya itu akan sia-sia.

“Kita boleh bangun sistem ini demikian baik, namun kalau tidak didukung oleh rakyat, tentunnya itu sia-sia”, Ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Bupati berharap agar pemerintah kecamatan, kelurahan, dan RW, RT untuk bergotong royong dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Ende.

“Mari kita bergotong royong bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19”, Ajak Bupati.

Ia juga meminta, agar Pemerintah Kelurahan melalui ketua-ketua RT untuk sesegera mungkin melakukan dan melengkapi data masyarakat yang terkena dampak Covid-19 untuk meneriman bantuan Jaringan Pengaman Sosial (JPS).

Djafar berharap, agar data-data terkait dampak Covid-19 itu harus betul-betul valid dan tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan.

“Kita sudah mendengarkan keluhan keluhan dari masyarakat terdampak Covid-19, namun kesulitan kita tentang data yang valid, agar bantuan itu tepat sasaran, Imbunnya.

Baca Juga :  Perkumpulan Peduli Kasih Dorong Agar Kasus Prostitusi Online di Ende Diserahkan ke Polisi

Menurutnya, untuk kabupaten Ende mendapat jatah 17 Ribu KK dan kita baru mengirim 14 Ribu KK, masih tinggal 3 Ribu KK lagi.

“Kita kabupaten Ende mendapat jatah 17 ribu KK untuk berhak menerima JPS dan kita hanya mampu mengirim 14 Ribu KK ke Pemerintah Pusat, masih ada 3 Ribu KK lagi, Ujarnya.

Karena itu, Bupati Ende berharap agar Ketua-ketua RT untuk segera mendata tukang-tukang ojek, buruh, pedagang kecil, nelayan, yang terkena dampak agar mereka memperoleh bantuan dari pemerintah.(Chen02)

Berita Terkait

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende
Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian
Bupati Minta BKPSDM Panggil Oknum ASN Yang Diduga Terlibat Protitusi Online di Ende
Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah
Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi
Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak
LPA NTT Menduga Ada Eksploitasi Anak dan Perempuan Dibalik Praktek Prostitusi Online di Ende
Pemerhati Perempuan dan Anak di Ende Dampingi, Saat Korban Laporkan Mucikari dan Pemilik Kos ke Polisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:14 WIB

Bupati Beberkan Isi Pertemuan Bersama Tokoh Masyarakat Soal Dugaan Kos Kosan Jadi Tempat Prostitusi Online di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:16 WIB

Lantik Pengurus PMI Ende Periode 2025 – 2030, Alfridus Seran; Bangun PMI Ende Agar Jadi Gembala Kemanusian

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:41 WIB

Polsek Wolowaru Ende Beri Edukasi Untuk Siswa di SDK Wolondopo 1; Cegah Perundungan di Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:18 WIB

Pol PP Tanggapi Bantahan Dari Kuasa Hukum Pemilik Kos; Stafnya Siap Jadi Saksi di Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Anggota Dewan di Ende Prihatin Atas Dugaan Kasus Prostitusi Online; Libatkan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru