Kekurangan Blanko KTP di TTU akan diperjuangkan Kristiana Muki

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2020 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Anggota Komisi II DPR RI, Kristiana Muki berjanji akan memperjuangkan kekurangan blanko KTP elektronik ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu disampaikan Kristiana ketika menghadari Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah Kabupaten TTU, Selasa, 17/03/2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RDP yang berlangsung di aula lantai II kantor Bupati TTU ini di hadiri oleh Penjabat Sekda Kabupaten TTU Fransiskus Tilis, seluruh pimpinan perangkat daerah Kabupaten TTU, Ketua KPUD kabupaten TTU Paulinus Lape Feka dan Komisioner Bawaslu TTU koordinator divisi pengawasan Nonato P. Sarmento.

” Blanko e-ktp sesuai laporan dari dukcapil tadi sisa 4 ribu, sementara yang dibutuhkan lebih banyak. Data yang kami peroleh, yang belum melakukan perekaman yang sudah masuk dalam DPT 20 ribuan orang, ditambah lagi pemilih milenial yang juga belum melakukan perekaman sebanyak 16.051 orang. Ini adalah PR yang sudah pasti akan saya sampaikan di pusat” kata Anggota Fraksi Nasdem ini kepada wartawan usai mengikuti

Baca Juga :  Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Ia menjelaskan dari pemaparan Pemkab TTU, kebutuhan Blanko E KTP lebih dari jatah yang diberikan oleh Kemendagri.

‘ Yang ada saat ini hanya sekitar 4.000 blanko. Sementara yang dibutuhkan e-KTP lebih dari 4.000 blanko,” Jelasnya.

Dari data yang ada belum masuk perekaman dari penduduk yang masuk dalam DPT masih 20 ribu lebih. sementara yang belum melakukan perekaman masih banyak sekali.

” Hal ini menjadi masukan buat saya untuk menjadi bahan untuk diperjuangkan di kementerian dalam negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Dalam RDP tersebut Ketua KPUD TTU Paulinus Lape Feka mengagambarkan tahapan pelaksanaan Pilkada yang sampai saat ini sedang berada pada tahapan verifikasi administrasi calon perseorangan. Paulinus mengungkapkan bahwa untuk saat ini semua proses masih berjalan normal dan tidak ada hambatan yang berarti.

Senada dengan ketua KPUD TTU, Komisioner Bawaslu TTU koordinator divisi pengawasan Nonato Sarmento juga mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada hambatan yang berarti berkaitan dengan penanganan pengawasan pilkada di TTU karena pada dasarnya yang dikerjakan oleh Bawaslu adalah mengawasi tahapan-tahapan pelaksanaan pilkada yang dilaksanakan oleh KPU dan jajarannya. (S13)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru