Sejumlah Fintech Siap Ekspansi ke NTT

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2020 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Sejumlah Fintech siap melakukan ekspansi bisnisnya ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu Fintech lending itu adalah Tunaikita.

CEO TunaiKita, Tumbur Pardede mengatakan saat ini Tunaikita sudah hadir di kota Kupang ibu Kota Provinsi NTT. Kehadiran Tunaikita kata Tumbur untuk menumbuhkan perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” TunaiKita juga hadir di Kota Kupang untuk mendukung semangat OJK dalam terus menggalangkan literasi inklusi keuangan. Sebagai Fintech terdaftar di OJK dan anggota aktif AFPI, TunaiKita berkomitmen untuk menyukseskan program inklusi keuangan pemerintah dengan senantiasa beroperasi dan berinovasi untuk memajukan perekonomian di Indonesia dalam koridor peraturan yang berlaku” kata Tumbur kepada sejumlah media di Kupang, Jumad, 28/02/2020.

Ia menambahkan bahwa TunaiKita yang selama ini dikenal sebagai platform pinjaman tunai terdepan akan berinovasi dengan produk-produk pinjaman baru, khususnya bagi kegiatan produktif.

Dijelaskannya TunaiKita sebagai salah satu pelopor Fintech P2P Lending, saat ini telah beroperasi lebih dari dua tahun, dan telah menyalurkan lebih dari 2.2 triliun rupiah sejak diregistrasi dengan OJK pada pertengahan tahun 2017. TunaiKita saat ini hadir di 160 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, melayani lebih dari 600.000 pelanggan yang menikmati pinjaman konsumtif dan produktif.

Terkait pelaksanaan FinEast 2020 di Kupang, Tumblr mengatakan TunaiKita hadir dan aktif berperan serta menjadi salah satu sponsor dalam kegiatan FinEast 2020 yang resmi dibuka hari ini.Ia mengatakan bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) dan sejumlah perusahaan fintech lainnya.

Dijelaskannya Saat ini, pertumbuhan inklusi keuangan di Indonesia masih tergolong lambat khususnya di Indonesia timur antara lain karena masih banyak warga yang tinggal jauh dari bank atau belum dapat menjangkau layanan jasa keuangan lainnya.

” Industri fintech hadir dan berkembang pesat di Indonesia, namun hingga saat ini, masih banyak warga Indonesia yang belum memahami keuntungan yang ditawarkan fintech,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan FinEast 2020 ini dapat memberikan literasi terkait teknologi finansial dan pendanaan usaha sehingga menjangkau seluruh masyarakat (khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah/UMKM) dengan lebih cepat dan mudah. Pengenalan dan edukasi industri fintech lending harus dilakukan kepada masyarakat secara langsung agar masyarakat, khususnya UMKM dan usaha rintisan, dapat lebih memahami fintech lending sehingga dapat memanfaatkan industri ini secara optimal.(SP)

Berita Terkait

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah
Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen
Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB