Tak Ada Nama Kasimirus Dalam Pleno Penetapan Bakal Calon di DPW Nasdem

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kupang, Savanaparadise.com,- Nama Kasimirus Kolo tidak ada dalam 3 pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati di Pilkada TTU.  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem NTT merilis 3 nama yang akan mengikuti proses selanjutnya untuk diusulkan ke DPP Nasdem.

Ketiga paket itu adalah yakni David Juandi-Dolvianus Kolo, Prof. Johanes Usfunan-Agustinus Ndun, Joao Meco-Alexius B. Pontus.

Padahal sebelum Kasimirus mengatakan dirinya siap maju sebagai Calon Bupati TTU. Bahkan dalam proses pendaftaran Kasimirus sesumbar mengatakan sudah mendaftar. Namun klaim itu dibantah oleh pengurus DPD Nasdem TTU.

Sekretaris DPW Partai NasDem provinsi NTT Alexander Take Ofong, dalam konferensi pers, Sabtu (19/10/2019) di Kupang mengatakan proses pendaftaran bakal calon telah usai. tahapan selanjutnya kata Alexander adalah pemaparan visi misi oleh ketiga pasangan bakal calon di DPW Nasdem NTT.

“Proses pendaftaran sudah dilakukan oleh DPD di enam kabupaten, pada tanggal 1-5 Oktober 2019 dan hari ini sudah dilakukan rapat pleno penetapan bakal calon yang dilakukan secara serentak di tingkat DPW,” kata Alex Ofong

Rapat pleno dihadiri oleh pengurus DPD partai NasDem dari enam kabupaten yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Wakil Ketia Bidang Pemenangan Pemilu.

Baca Juga :  Dua Calon Perseorangan Konsultasi di KPU TTU

Keenam DPD Partai NasDem melaporkan hasil penjaringan dan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yakni Sumba Barat, Sumba Timur, Sabu Raijua, Timor Tengah Utara (TTU), Malaka dan Manggarai.

“Sesuai hasil pendaftaran di DPD ada yang mendaftar sebagai pasangan dan ada juga mendaftar secara perorangan sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati,” terang Alex Ofong.

Hasil pleno menetapkan bakal calon di enam kabupaten tersebut adalah sebagai berikut:

Sumba Barat ditetapkan tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yaitu; Gregorius H.B.L. Pandango,SE-Marthen Ngailu Toni, SP, Drs. Agustinus Niga Dapawole-Gregorius H.B.L. Pandango, SE, dan Daniel Bili, SH-Timotius Rangga, S.Sos yang sudah memiliki nama sandi paket Animo.

Kabupaten Sumba Timur ditetapkan tiga Bakal Calon Bupati yaitu dr. Matius Kitu, Domu Warandoy, M.Si, Drh. Palulu P. Ndima. Dan tiga Bakal Calon Wakil Bupati yakni Jonatan Hani, Frangki Ranggabani, Matius Remidjawa, SH.

Kabupaten Sabu Raijua ditetapkan dua pasangan calon yaitu Nikodemus Rihi Heke-Yohanis Uly Kale dan Takem Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba. Dan dua bakal calon wakil bupati yaitu Wellem Bangu Kale dan Lapton Baki Boni.

Kabupaten TTU ditetapkan tiga pasangan bakal calon yakni David Juandi-Dolvianus Kolo, Prof. Johanes Usfunan-Agustinus Ndun, Joao Meco-Alexius B. Pontus.

Baca Juga :  Jefry : kekeringan di NTT Karena Kegagalan Pemerintah

Kabupaten Malaka ditetapkan dua bakal calon bupati yaitu dr. Stefanus Bria Seran, dan Dr. Simon Nahak. Dan satu orang bakal calon wakil bupati yaitu Wandelinus Taolin.

Kabupaten Manggarai ditetapkan satu pasangan bakal calon yakni Dr. Deno Kamilus-Viktor Madur. Pasangan ini juga merupakan pasangan jilid dua.

Alex Ofong juga menerangkan bahwa penetapan figur bakal calon di enam kabupaten tersebut didasarkan alasan utama bahwa mereka memiliki peluang untuk membangun koalisi partai pengusung dan memiliki rekam jejak politik yang terukur dan teruji di masyarakat.

“Tahapan selanjutnya akan dilaksanakan pemaparan visi dan misi pasangan bakal calon pada tanggal 24 Oktober 2019 yang dilaksanakan di tingkat DPW, dihadiri oleh 26 orang bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati, tim pakar dari perguruan tinggi, pengurus DPW dan DPD partai NasDem,” ungkapnya.

Setelah pemaparan visi dan misi dilanjutkan dengan survei yang dilakukan oleh lembaga independen dan kredibel, untuk mengukur dan mengetahui posisi tingkat kesukaan dan elektabilitas bakal calon sebagai basis pemetaan kekatan dan kelemahan.

Selanjutnya, DPW melakukan rapat pleno penetapan pasangan bakal calon dan hasil tersebut akan diteruskan ke DPP untuk ditetapkan menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati. (SP)

Berita Terkait

Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Tak Hanya Nelayan PPI Oeba, Nelayan Tenau Juga Ikut Geruduk Kantor Gubernur NTT
Berita ini 1 kali dibaca