Pagi-pagi Warga Maulafa Heboh Karena Pencurian Sapi disembelih

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juli 2018 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Warga Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang heboh karena aksi pencurian sapi oleh pencuri, Sabtu, 28/07/18. Sapi milik salah warga ini dicuri dengan cara disembelih lalu bangkainya ditinggalkan di lahan kosong yang ada di RT 08 maulafa. warga memperkirakan kejadian tersebut berlangsung dinihari.

Baca Juga :  Demokrat NTT Puji Sikap Tegas AHY Pecat Kader Mbalelo, di NTT Masih Diselidiki

Seperti disaksikan bangkai sapi tersebut dibiarkan tergeletak begitu saja. Pencuri hanya meninggalkan usus sapi, bagian kepala serta tulang rusuk.

Bangkai sapi ini pertama kali ditemukan oleh satu penghuni kost. Dia mengatakan penemuan itu bermula dari kawanan anjing yang terus menyalak dibelakang kost. Karena penasaran ia bergegas menengok kawanan anjing yang menyalak.

Baca Juga :  Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan

” waktu itu Saya lagi kasi makan ayam waktu bangun pagi.tiba tiba saya liat anjing terus menggonggong terus di belakang.saya liat ada bangkai sapi yang sudah terpotong .akhirnya saya lapor ke RT,” jelasnya.

Kejadian ini sontak memancing kerumunan warga sekitar. Mereka berjubel disekililing lokasi untuk menonton proses evakuasi bangkai sapi dari lokasi ditemukan. (S13)

Berita Terkait

Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Tak Hanya Nelayan PPI Oeba, Nelayan Tenau Juga Ikut Geruduk Kantor Gubernur NTT
Berita ini 1 kali dibaca