Jembatan Palmerah Pancasila di Ground Breaking Pada 1 Juni Mendatang

- Penulis

Kamis, 12 April 2018 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT, Andre Koreh

Kupang, Savanaparadise.com,- Jembatan Palmerah Pancasila sesuai rencana akan di ground breaking pada tanggal 1 Juni mendatang bertepatan dengan hari lahir Pancasila. Hal ini disampaikan  kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT, Andre Koreh kepada wartawan, Kamis, 12/04/18 di Kupang.

Andre Mengatakan kepastian peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Palmerah Pancasila, yang menghubungkan Pulau Flores dengan Adonara di Kabupaten Flores itu setelah ada kesepakatan soal harga listrik dan kepastian PLN mau membeli Listrik yang dihasilkan oleh turbin.

Baca Juga :  VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

” Tinggal satu  tahapan lagi yaitu Pak Gubernur bertemu dengan Kemenko Maritim untuk melaporkan.dan Kemenko Maritim akan menyurati Investor bahwa pemerintah Indonesia akan menggaransi. Kalau ini berlangsung secara cepat, kalau tidak ada halangan maka akan di ground breaking pada tanggal 1 Juni bertepatan dengan hari lahir Pancasila, ini harapan ya,”  kata Andre.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan PLN akan membeli listrik yang dihasilkan oleh turbin .dan harga jual listrik juga sudah disepakati.yang paling mendasar adalah PLN bersedia membayar listrik yang terpakai. Kalau misalkan dia memasang 10 Megawatt sedangkan yang terpakai 6 Megawatt maka itu yang akan dibayar.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Ia mengatakan dari sisi kelayakan, jembatan Palmerah Pancasila sangat layak dibangun. Menurutnya Arus laut itu berpotensi menghasilkan energi listrik sekitar 300 megawatt dan merupakan ikon dunia karena jembatan itu menghasilkan listrik.(S13)

Berita Terkait

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru