Mahasiswa Undana Tolak Kenaikan BBM

- Penulis

Jumat, 21 Juni 2013 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Sepanjang sejarah demonstrasi menolak kebijakan pusat oleh mahasiswa NTT, baru terlihat kali ini civitas akademika Universitas Nusa Cendana, Kupang ikut berpartisipasi. Dari kilasan sejarah Ini adalah keputusan paling revolusioner dari kampus negeri ini untuk turut menentang kebijakan pusat.

Puluhan mahasiswa Universitas Nusa Cendana dengan ber jas almamater yang tergabung dalam organisasi mahasiswa BLM dan BEM Undana juga turut mengambil bagian menolak pemerintah menaikan harga BBM. Mereka berbondong-bondong mendatangi kantor DPRD NTT, 21/06, siang tadi.

Bahkan tak tanggung-tanggung, kendaraan operasional kampus undana pun turut serta di pakai untuk memuat perlengkapan demo, seperti sound sistem serta generator set. Bahkan spanduk bertulisan tolak kenaikan BBM pun terlihat memakai desain yang cukup modern karena memakai jasa printing dan kemasan warna yang cukup menarik. Tak sama seperti rekan mereka dari massa Front Rakyat NTT yang memakai spanduk dari bahan kardus dan kain-kain lusuh.

Koordinator lapangan Alwin Djami dalam orasinya mengatakan, pemerintah tidak boleh menaikan harga BBM sebab akan menambah kesengsaraan rakyat miskin di indonesia. Terkait alasan pemerintah menaikan harga BBM karena terancam anjloknya APBN, Djami menilai itu semua hanyalah politisasi atau tipu daya pemerintahan SBY.

Baca Juga :  Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Terancam anjloknya APBN, Djami menilai diakibatkan oleh korupsi yang dilakukan oleh pemerintahannya SBY sendiri.

Menaikan harga BBM menurut Djami, bukan solusi untuk menyelamatkan anjloknya ABPN, malah masih banyak solusi yang sengaja ditutupi oleh pemerintah.

Sehingga Djami berharap presiden SBY sebagai pengambil keputusan untuk mempertimbangkan kembali rencana menaikan BBM sebab rakyat miskin akan tetap miskin bahkan lebih sengsara lagi walaupun pemerintah memberikan bantuan BLSM maupun bantuan lainnya.(ILA/SP)

Berita Terkait

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital
Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu
Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan
Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada
Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda
Panas! Bupati Ngada Abaikan Penunjukan Gubernur, Watu Ngebu Tetap Dilantik Jadi Sekda
Akan Berubah Jadi PT Perseroda, Bank NTT Pertegas Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah
VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Mindriyati Astiningsih Laka Lena Ajak Orang Tua Perkuat Perlindungan Anak Lewat Parenting dan Literasi Digital

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Media Penyiaran Berperan Penting dalam Penyebarluasan Informasi Pemilu

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:08 WIB

Universitas Dhyana Pura Bali Tradisi Ora et Labora Lewat Ibadah Rabuan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:29 WIB

Jangan Gaduh, Ahli Hukum Administrasi Negara Sarankan Gubernur Gugat PTUN Bupati Ngada

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:59 WIB

Akademisi Koreksi Pernyataan Fraksi Golkar DPRD Ngada Terkait Pelantikan Sekda

Berita Terbaru