Luar Biasa, NTT Dapat Satu Kapal Pengangkut Ternak

- Penulis

Rabu, 11 November 2015 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Pengakut ternak/Web
Kapal Pengakut ternak/Web

Kupang, Savanaparadise.com,- Pemeritah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan satu unit kapal untuk pengangkutan ternak khususnya sapi dari pemerintah pusat, guna mendukung dan memudahkan pengantarpulauan sapi dari daerah ini.

Penyerahkan kapal tersebut sudah dilakukan, Selasa 10 November 2015 oleh Presiden Jokowi kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Bangkalan Madura, Jawa Timur,” kata Kepala Dinas Peternakan NTT, Danny Suhadi di Kupang, Rabu (11/11).

Menurut Dany, kapal yang diberi nama Camara Nusantara 1 tersebut adalah kapal pertama dari tiga kapal buatan Indonesia dari Galangan Kapal Adhi Luhung Sarana Sagara Indonesia dengan panjang 58 meter dan lebar 13 meter dengan kapasitas 2000 GT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, kapal ini nantinya akan mengangkut sekitar 500 ekor sapi dengan rute Kupang- Bima – Surabaya dan Tanjung Mas, Semarang. Sedangkan pengelolaannya dibawah kewenangan Dirjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

“Setelah penyerahan kemarin, kapal ini tidak langsung dioperasikan tetapi harus ditender dahulu kepada pihak ketiga yang akan mengelolanya,” ujarnya.

Dia mengatakan, kapal ternak diadakan untuk memudahkan pengangkutan, termasuk menjaga kondisi sapi tetap aman karena dirancang khusus untuk ternak.

Sebelumnya, Ketua Komisi V DPR RI, Fary Djemy Francis mengatakan, dirinya bersama masyarakat NTT berterima kasih atas perhatian Kemenhub yang telah mengadakan kapal ternak itu.

Dia mengharapkan, kapal ternak itu memberikan kemudahan pengangkutan ternak terutama sapi dari NTT ke Jawa, dan Kalimantan. “Kita sambut baik adanya kapal ternak yang diberikan untuk masyarakat NTT,” katanya.

Manuirut dia, tahun anggaran 2016, Komisi V dan Kemenhub telah menganggarkan dana untuk pengadaan lima kapal ternak lagi. Jika terealisir, maka ada enam kapal ternak yang beroperasi di NTT untuk mengangkut ternak sapi.(SP)

Berita Terkait

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah
Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen
Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB