Bank NTT Dapat Kucuran Dana UNDP Untuk CSR

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2015 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Bank NTT dalam dua tahun belakangan ini mendapat kucuran dana hibah dari United Nation Development Program (UNDP) atau program pembangunan PBB sebesar Rp 26 miliar untuk mendukung program Coorporate Social Responsibility (CSR) bank tersebut.

“Fokus CSR Bank NTT selama ini adalah pengembangan energi terbarukan seperti listrik mikro hidro, tenaga matahari, tenaga angin dan biogas. Kemudian, pemberdayaan ekonomi di desa-desa miskin dan penanganan daerah-daerah rawan bencana,” kata Direktur Utama Bank NTT, Daniel Tagu Dedo kepada wartawan di Kupang, Selasa (6/10).

Kucuran dana tersebut untuk memperbesar aktivitas CSR bank milik pemerintah provinsi NTT itu, sehingga lebih memperhatikan kehidupan masyarakat di pedesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tahap pertama pihaknya sudah melakukan aktivitas di Kabupaten Sabu Raijua, Sumba Timur dan Kabupaten Manggarai. Sedangkan untuk tahap kedua, masih melakukan kajian bersama UNDP.

Dia mengatakan, kucuran dana hibah tersebut berdasarkan hasil penilaian UNDP, setelah melihat progress CSR Bank NTT selama ini dengan jumlah jaringan yang sudah terbentuk di NTT.

“Tahun ini, kami juga diundang untuk mengikuti Sidang Umum PBB sekaligus bertukar informasi dengan perusahaan-perusahan dari negara lain tentang pengembangan CSR, lantaran Bank NTT termasuk lima perusahaan di Indonesia yang mengelola CSR secara baik,” ujarnya.

Sebetulnya, tambah dia, Bank NTT mengirim perwakilan untuk mengikuti siding tahunan PBB di New York, namun karena berbagai kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan undangan tersebut tidak dipenuhi.

Sekadar diketahui, di Indonesia selain Bank NTT perusahaan yang mengalola CSR dengan baik antara lain Unilever, Indofood dan Coca Cola.(SP)

Berita Terkait

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal
Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah
Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen
Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi
Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih
Bank NTT Bahas Kemungkinan Relaksasi Kredit bagi Debitur dan Pelaku UMKM Terdampak Gempa Flores
Rekor MURI Pecah, 220 Ribu Siswa NTT Serentak Menabung di Bank NTT
Laba Bank NTT Naik 31,94% pada Semester I, Efisiensi dan Transformasi Bisnis Dongkrak Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Edukasi Keuangan di Sumba Tengah, Julie Laiskodat Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Lantik Flouri Rita Wuisan, Gubernur NTT Minta Bank NTT Tingkatkan Kontribusi bagi Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Bank NTT Terima Apresiasi ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut di Sumba Timur Catat NPL 0 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Portofolio Kredit Rp79 Miliar Terdampak Gempa Flores, Bank NTT Siapkan Restrukturisasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Bank NTT dan Jamkrida NTT Teken Kerja Sama Pengalihan Hak Tagih

Berita Terbaru

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Ende, melalui Penata Layanan Operasional, Muhamad Ramadhan dan Plt. Kepala Cabang PELNI Ende, Haikal M. Djibran saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media (Foto; Mateus Bheri/SP)

Ende

KM Lawit Tabrak Dermaga, Kondisi Kapal Rusak dan Bocor

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:34 WIB