VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat/Foto : halaman Facebook Viktor Bungtilu Laiskodat

Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat/Foto : halaman Facebook Viktor Bungtilu Laiskodat

Kupang, Savanaparadise.com,- Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengajak masyarakat Nusa Tenggara Timur melihat diri dan daerahnya dengan cara pandang baru.

 

Sosok yang akrab disapa VBL ini mengatakan hidrogen sebagai energi masa depan NTT. Energi Hidrogen kata dia ada dalam genggaman kita di NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“ Hari ini saya ingin kita semua melihat diri kita sendiri dengan cara yang baru. Lihatlah tanah yang kita pijak ini. Laut yang membentang luas, savana yang membakar semangat, dan mentari yang tak pernah lelah bersinar. Ini bukan tanah yang miskin. Ini tanah para raja, tanah pejuang, tanah yang diberkati kekayaan luar biasa,” kata VBL seperti dikutip dari laman Facebooknya, Sabtu, 21/02/2026.

 

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi bertema “Peran Strategis Pertamina dalam Optimalisasi Pemanfaatan Gas Bumi” bersama General Manager SOR III PGN, Hedi Hedianto, dan Guru Besar Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. Yantus A.B Neolaka.

 

Dalam forum tersebut, VBL menekankan bahwa NTT memiliki gas bumi yang dapat menerangi rumah-rumah warga dan menggantikan kayu api yang selama ini membelenggu para ibu rumah tangga.

Selain itu, panas matahari di Sumba yang begitu dahsyat dinilai siap diubah menjadi listrik untuk menggerakkan tambak udang seluas ribuan hektar. Bahkan, menurutnya, hidrogen sebagai energi masa depan juga ada dalam genggaman.

“Lalu kenapa kita masih berteriak tentang kemiskinan? Kenapa setiap Desember kita harus susah payah mendapatkan minyak tanah? Kemiskinan di NTT terjadi karena kita belum mengerjakan kekayaan kita dengan sungguh-sungguh. Kita belum mengelola energi kita dengan profesional,” ujarnya.

Baca Juga :  Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

 

Ia berharap generasi muda NTT tidak lagi disibukkan dengan urusan mengejar minyak tanah, tetapi mulai berpikir bagaimana gas bumi dapat mengalir ke dapur-dapur rumah tangga, bagaimana panel surya menghidupkan mesin-mesin usaha kecil, serta bagaimana listrik yang stabil melahirkan industri-industri baru.

 

“Saudaraku, bahagia itu soal hati, tapi kemiskinan adalah etik pembangunan yang harus kita tuntaskan. Kita tidak boleh puas hanya dengan senyum dan syukur. Kita harus bergerak,” ujarnya.

Menurut VBL, NTT tidak boleh lagi tertinggal. Kekayaan yang dimiliki harus dikelola dan dirasakan bersama.

 

“Ini saatnya kita bangkit. Ini saatnya NTT menjadi tuan di rumah sendiri. Ayo kita buktikan bahwa tanah para laskar ini mampu bersinar terang. Tuhan memberkati kita semua,” pungkasnya.(SP)

Berita Terkait

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Konsisten Berdayakan UMKM Antar BRI Raih Penghargaan Pilar Sosial Katadata ESG Index Awards 2025
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:08 WIB

VBL Sebut Energi Hidrogen adalah Masa Depan NTT, Saatnya Kita Bangkit

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Berita Terbaru