Uji Petik Demam Tertunda Karena Sosialisasi Perda

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2015 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Komisi IV DPRD NTT akan melakukan uji petik program Desa Mandiri Anggur Merah (DeMAM). namun uji petik demam ini tertunda karena bertabrakan dengan jadwal Badan Musyawara yang mengagendakan osialisasi Perda APBD.

” Uji petik ini tetap akan dilaksanakan untuk memberikan rekomendasi terhadap Program Desa Mandiri namun bertabrakan dengan agenda Bamus, kata ketua komisi IV, Alexander Ena, kepada wartawan, Senin, 9/02 di kupang.
Ena mengatakan Jadwal sosialisasi Perda dilaksanakan mulai tanggal 9 Februari makapelaksanaan uji petik dilaksanakan setelah agenda sosialisasi Perda selesai dilaksanakan.

Menurutnya, pelaksanaan uji petik sudah disiapkan secara lengkap dengan pokok-pokok pikiran yang akan didalami dalam uji petik ini dibuat dalam bentuk instrumen monitoring DeMAM. Berupa kuesioner pertanyakan dasar kepada pelaku program di tingkat Kabupaten dan Desa.

“ Instrumen tersebut akan mendalami mulai dari tahapan prekrutan Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM) terdiri dari 9 item pertanyaan, tahapan sosialisasi program DeMAM pada desa sasaran dengan 6 item pertanyaan, tahapan pelaksanaan program sejumlah 14 pertanyaan, hingga akhir program atau serah terima pelaksanaan program sejumlah 4 pertanyaan,” jelasnya.

Anggota Komisi IV Kardinad Kalelenamengatakan pelaksanaan uji petik DeMAM ditunda karena ada agenda penting dari lembaga Dewan secara umum yakni sosialisasi Perda. Uji petik kata Dia, akan tetap dilaksanakan setelah sosialisasi Perda.

“Sebelum waktu 60 hari yang ditentukan BPK kita pasti sudah menyelesaikan uji petik dan rekomendasi untuk perbaikan program DeMAM,” jelasnya.(YC/SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru