Tukang Ojek Temukan Mayat di Pemandian Air Panas Maropokot, Nagekeo

- Penulis

Sabtu, 6 Maret 2021 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mbay, Savanaparadise.com,- Sekitar pukul 14.30 wita Warga Kota Mbay dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria di tempat permandian air panas yang berada di Desa maropokot, kecamatan Aesesa, kabupaten Nagekeo, Sabtu, 06/03/21.

Mayat tersebut ditemukan oleh seorang anak muda yang berprofesi sebagai tukang ojek atas nama Hermanus Alo (46) asal kelurahan Dhawe.

Saksi mata, Hermanus yang ketika pulang dari desa Nangadhero hendak membuang air kecil di dekat jenazah tersebut berada. Hermanus ketika menoleh ke kiri ia melihat sosok mayat pria yang terbujur kaku. Lantas Dengan ketakutan ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

“Saya pulang antar penumpang ke desa nangadhero dari pasar danga. Sepulang saya dari nangadhero hendak buang air di dekat air panas maropokot tersebut. Setelah saya melihat ke kiri, tampak sosok mayat yang terbujur kaku persisi dalam kolam air panas,” kata Hermanus.

Menurut pengakuan warga di TKP, Mayat tersebut diduga berasal dari Desa Nggolombay, kecamatan Aesesa. Saat ini, jenazah sudah dievakuasi oleh aparat kepolisian Resor Nagekeo dan dibawa ke RSD Aeramo Mbay untuk di lakukan visum. (FR03)

Berita Terkait

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST
Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo
PT. Filosi Exider Inovasi Beri Bantuan Beasiswa & Satu Unit Laptop pada Mahasiswa Unwira Kupang, Rektor Unwira Ucapkan Terima kasih 
Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah
Muspas KAK 2025 Fokus pada Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Peringati hari tani nasional, DPD GMNI NTT kritisi kinerja Pemprov NTT
Terlibat Kekerasan Seksual dan TPPO Anak, Fani Dituntut 12 Tahun Penjara 
AKBP Fajar Dituntut 20 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar oleh JPU
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:53 WIB

Respons DLH Ende Atas Penolakan Masyarakat, Alokasikan 5 M Untuk Adakan Lokasi TPST

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:05 WIB

Keluarga  Alm Jacob Nuwa Wea Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Mauponggo

Selasa, 30 September 2025 - 20:59 WIB

PT. Filosi Exider Inovasi Beri Bantuan Beasiswa & Satu Unit Laptop pada Mahasiswa Unwira Kupang, Rektor Unwira Ucapkan Terima kasih 

Kamis, 25 September 2025 - 19:52 WIB

Masyarakat Tolak Rencana TPST Baru, Zulkinanar: Ende Selatan Bukan Tempat Sampah

Kamis, 25 September 2025 - 18:32 WIB

Muspas KAK 2025 Fokus pada Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru