Sosok Uskup Mgr Petrus Turang Di Mata Gubernur Melki Laka Lena

- Penulis

Minggu, 6 April 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberikan penghormatan kepada Jenazah Uskup Emeretus Mgr. Petrus Turang (Foto:DC)

Gubernur NTT, Melki Laka Lena memberikan penghormatan kepada Jenazah Uskup Emeretus Mgr. Petrus Turang (Foto:DC)

Kupang, Savanaparadise.com,- Uskup Emeretus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang meninggal dunia di Jakarta, Jumat, (4/4/25), setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Dikabarkan Uskup Emeretus Mgr. Petrus Turang meninggal pada pukul 06.20 dan jenazah Uskup Emeretus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang tiba di Istana Keuskupan Agung Kupang pada Sabtu (5/4/2025).

Sosok Uskup Mgr. Petrus Turang begitu dikenal oleh Umat. Bahkan Presiden Prabowo Subianto pun mengaku dekat dengan Uskup Petrus Turang. Karena kedekatan tersebut, orang nomor satu Indonesia ini datang melayat di Gereja Katedral Jakarta dan memberikan penghormatan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak sekedar dekat, Presiden Prabowo juga mengaku sosok Uskup Petrus Turang dikenalnya sangat baik. Ia selalu menolong orang kecil dan selalu berpikir positif.

Begitupun sosok Uskup Emeretus Mgr. Petrus Turang di mata Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Gubernur Melki menilai sosok Uskup Petrus Turang dikenal sebagai orang yang terbuka dan mampu memberikan suasana yang cair dengan sesama.

Uskup Petrus Turang juga sosok yang ramah dan apa adanya. Rasa kasih sayangnya benar-benar diberikan bagi umat di Keuskupan Agung Kupang yang meliputi wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Alor.

Baca Juga :  Puluhan Masyarakat Datangi Kantor DPRD Ende; Keluhkan Soal Surat Rekom Pengisian BBM

Yang Mulia Mgr. Petrus Turang juga dikenal semasa hidupnya sebagai Uskup senior yang mampu merangkul setiap rekan Uskup yang lebih muda dan mengayomi serta sangat baik dalam menjahit dan merajut kebersamaan.

Ia juga seorang yang giat melakukan gerakan untuk membangun ekonomi umat dan masyarakat NTT melalui sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan hingga pada pariwisata.

Melalui relasi yang luas di level nasional maupun internasional, Ia membangun terobosan melalui pengembangan ekonomi umat melalui sektor-sektor tersebut.

Uskup Petrus Turang juga dengan semangat kebersamaannya aktif membantu berbagai kelompok masyarakat dan umat lain. Beliau juga terlibat dalam pembangunan tempat-tempat ibadah bagi agama lain yang ada di NTT.

Tambah Gubernur, Uskup Petrus Turang  adalah seseorang yang luar biasa bagi Keuskupan di Kupang dan bahkan seluruh NTT. Sebagai seorang tokoh agama, Ia mengayomi seluruh masyarakat NTT.

Gubernur Melki dalam kesempatan tersebut menyatakan, Nusa Tenggara Timur kini telah kehilangan seorang tokoh agama Katolik luar biasa yang penuh teladan.

Baca Juga :  Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 

Ia juga menyatakan berbelasungkawa atas berpulangnya Uskup Emeretus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang.

“Selamat jalan Uskup Mgr. Petrus Turang yang akan selalu kami kenang sebagai Uskup Penggerak Ekonomi Masyarakat NTT. Semoga selalui menjadi pendoa bagi kami sekalian yang masih berziarah dalam kehidupan di dunia khususnya di NTT,” ungkap Gubernur.

“Mari kita doakan agar jiwa Uskup Emeretus Mgr. Petrus Turang diterima disisi Tuhan dan menjadi pendoa bagi kita semua,” ajak Gubernur Melki.

Diketahui, setelah tiba di Kupang, jenazah Uskup Emeretus disemayamkan di Istana Keuskupan Agung Kupang  Selanjutnya, dilaksanakan doa yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni.

Tampak pula ribuan umat Katolik dan juga umat lainnya yang memadati area Istana Keuskupan Agung Kupang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Uskup Emeretus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang sejak pagi hari.

Usai doa di Istana Keuskupan Agung Kupang, Uskup Emeretus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang kemudian diberangkatkan ke Gereja Katedral Kristus Raja Kupang sebagai tempat peristirahatan terakhirnya. (MN/CR/SP)

Berita Terkait

Datangi Kantor DPRD dan Bupati Ende; Puluhan Kades Tergabung Dalam APDESI dan PPDI Sampaikan 8 Poin Tuntutan
Sambut Harlantas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Ende Bagikan Sembako Kepada Pengemudi Ojek dan Warga Kurang Mampu
Terima 7 M Dari Dana Banpres, Dinas PK Ende Gunakan Untuk Pengadaan Tenda Darurat di 227 Sekolah 
GPSP Dorong BPBD Ende Lakukan Studi Kelayakan Sebelum Pulangkan Pengungsi
Bunda Julie Laiskodat Salurkan 350 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Ende
Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Bagikan Susu Kotak dan Makanan Ringan Untuk Anak TK Serta SD
BPBD Ende Laporkan Data Pengungsian Terpusat Nol; Faktanya di Maukaro Masih Ada
Sisir Wilayah Utara Ende, Diaspora Ende Lio Sare Kutai Timur Kaltim Serahkan Bantuan Sembako dan Susu Untuk Kelompok Rentan
Berita ini 13 kali dibaca