Pranda-Paju Dapat SK Ilegal, PKB Bentuk Tim Investigasi

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2015 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT akan membentuk tim investigasi untuk menelusuri dalang penerbitan SK baru untuk pasangan Wilfridus Fidelis Pranda-Benyamin Paju (Pranda-Paju). Pasangan Calon Pranda-Paju mendapat SK baru dengan Nomor 5576/DPP-03/VI/A.2/VII/2015 yang diterbitkan oleh DPP PKB.

Padahal PKB sebelumnya sudah mengeluarkan SK untuk Pasangan calon Thobias-Sukmaniara. kedua Pasangan calon ini juga masing-masing telah mendaftar di KPUD Manggarai Barat beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

” Keabsahan SK ini harus diinvestigasi karena dinilai janggal. Penerbitan SK tanggal 26 Juli 2015 namun anehnya saat pendaftaran ke KPUD Mabar 28 Juli 2015 lalu justeru Pranda-Paju membawa SK lama yang sudah dibatalkan oleh SK untuk Tobias-Sukmaniara” Kata Wakil Sekretaris DPW NTT, Vinsen Mone kepada Savanaparadise.com, Senin, 10/08 dikupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim investigasi ini kata Vincen bertugas menelusuri keabsahan SK 5576 itu sehingga menjadi dasar DPW PKB NTT melaporkan kepada pihak berwajib.

Baca Juga :  Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende

Vincen menegaskan, penelusuran ini dilakukan agar tidak adanya polemik di tengah masyarakat terkait SK yang sah dari PKB.

“Setahu kami SK yang sah dari PKB hanya SK yang diberikan kepada pasangan Tobias dan Sukmaniara setelah dilakukan pertimbangan dan kajian mendalam DPP PKB terkait perkembangan dukungan PKB menghadapi Pilkada Manggarai Barat”, Jelasnya.(SP)

Berita Terkait

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung
Cipayung Ende Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Kematian Adik Edwin dan Kemanusian
GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi
Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan
Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende
GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila
Rayakan HUT ke-72, GMNI Sedaratan Flores Gelar Napak Tilas Bung Karno di Ende
Personil Polres Ende Tangani Bencana Longsor di Roa Ende
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 14:08 WIB

450 Personel Gabungan Polres Ende Dikerahkan Untuk Amankan Misa Jumat Agung

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:24 WIB

GMNI Ende Ngaku Kecewa Tidak Bertemu Bupati Badeoda Saat Aksi Demonstrasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:31 WIB

Ungkapan Hati Mama Leni Kala Lapaknya Hendak Digusur Pemkab Ende, Mengais Rezeki Dari Hasil Jualan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:34 WIB

Puluhan Massa Aksi Geruduk Kantor Bupati Ende

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:31 WIB

GMNI Sedaratan Flores Usulkan Taman Renungan Bung Karno Jadi Taman Nasional dan Ende Ditetapkan Jadi Kota Pancasila

Berita Terbaru