Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbay, Savanaparadise.com,-  Aula Politeknik St. Wilhelmus Boawae dipenuhi suasana haru dan sukacita, Senin (29/9), saat 126 wisudawan/i Diploma III Angkatan XVII resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari empat program studi: Tanaman Pangan dan Hortikultura (15 orang), Manajemen Lahan Kering (21 orang), Nutrisi dan Makanan Ternak (56 orang), dan Akuntansi (34 orang).

Wisuda kali ini turut dihadiri Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Kepala LLDikti Wilayah XV Prof. Dr. Adrianus Amheka (hadir secara virtual), Ketua Yayasan Santo Wilhelmus Flores W.A. William Yani Wea, Ketua Dewan Pengawas Klaudius Adriyanto Ligo Wea, Petrus Selestinus Tokoh NTT di Jakarta serta tokoh masyarakat.

Direktur Politeknik St. Wilhelmus, Maria Emelinda Oko, menegaskan bahwa ijazah yang diterima lulusan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal tanggung jawab baru. “Dunia kerja menanti kehadiran kalian, masyarakat menaruh harapan besar, dan bangsa ini membutuhkan energi serta kontribusi generasi muda seperti kalian,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Santo Wilhelmus Flores, W.A. William Yani Wea, menyampaikan pesan penuh ketegasan namun sarat humanisme. “Hari ini bukan sekadar tentang toga dan ijazah, tetapi tentang keberanian melangkah ke dunia nyata. Jangan cepat puas. Jangan berhenti belajar. Rendahkan hati kalian, karena ilmu tanpa kerendahan hati hanya akan melahirkan kesombongan. Gunakanlah pengetahuan dan keterampilan yang kalian miliki untuk menjadi cahaya, menerangi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam kesempatan yang sama, William Yani Wea juga menekankan bahwa lulusan Politeknik St. Wilhelmus harus menjadi motor perubahan di tengah masyarakat. “Kita tidak butuh generasi yang hanya mencari kenyamanan. Kita butuh generasi yang siap bekerja keras, melayani dengan cinta, dan berani membawa perubahan. Itulah alasan Politeknik ini hadir: mencetak insan berintegritas yang menjadi berkat bagi sesama,” pungkasnya.

Baca Juga :  Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Sedangkan Wakil Bupati Nagekeo dalam sambutan meminta agar wisudawan ikut membangun Nagekeo dan memperhatikan perkembangan teknologi perhatian.

Tahun ini, penghargaan lulusan terbaik umum diraih mahasiswa Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,91. Lulusan terbaik lainnya adalah Aurelia Hidwig Poy (TPH, IPK 3,74), Maria Yunarti Ede Jawan (MLK, IPK 3,53), dan Maria Fransiska Wea (Nutrisi & Makanan Ternak, IPK 3,72).

Wisuda semakin semarak dengan lantunan PSW Choir yang membawakan lagu daerah, serta ditutup dengan tarian ja’i bersama sebagai simbol syukur dan kebersamaan. Sebelumnya, pada Sabtu (27/9), digelar Misa Syukur dan Perutusan Wisudawan/i yang dipimpin Romo Vikep Mbay.

Politeknik St. Wilhelmus meneguhkan komitmennya untuk melahirkan generasi muda yang unggul, beriman, dan berintegritas. Seperti ditegaskan Direktur Maria Emelinda Oko: “Kalian adalah wajah masa depan, bukan hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi daerah dan bangsa.”

Berita Terkait

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:57 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:48 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 16:01 WIB

DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub

Berita Terbaru