Laka Lena Mengaku Ditawari Frans Jadi Cagub PDIP

- Jurnalis

Selasa, 8 Agustus 2017 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa PDIP

Kupang, Savanaparadise.com,- Bakal Calon Gubernur dari Partai Golkar, Emanuel Melkiades Lakalena mengaku ditawari menjadi Calon Gubernur dari PDIP. tawaran itu datang ketua DPD PDIP NTT, Frans Leburaya yang juga Gubernur NTT saat ini.

Baca Juga :  Tagu Dedo Bangun Desa melalui Transformasi Ekonomi

Tawaran itu kata Melki merupakan hasil komunikasi Politisi Golkar, Nusron Wahid ke sejumlah Pimpinan parpol di tingkat DPP.

Melki Menyebutkan partai yang di konsilidasi oleh Nusron adalah PDIP dan Partai Kebangkitan Bangsa.

” Hasil komunikasi Nusron Wahid ke berbagai pimpinan parpol khususnya PDIP dan PKB,” Kata Wasekjend DPP Golkar ini ketika dihubungi SP, Selasa/08.

Baca Juga :  Pemilu Sukses Organisasi Cipayung Apresiasi TNI Polri

Bahkan dalam sebuah Jumpa Pers pada tanggal 07/08, Melki juga mengatakan hal yang sama.

” iya benar, saya ditawari oleh PDIP dan PKB untuk menjadi cagub; Kata Melki

Beberapa pengurus DPD PDIP yang dikonfirmasi terkait pengakuan Melki menolak untuk berkomentar.

” Silakan dikonfirmasi langsung ke pak Frans,” ujar mereka kompak.(S

Berita Terkait

Berjuang Tanpa Gedung Gereja, Umat Paulus Rasul Lamanepa Akhirnya Punya Kapela Berkat Simon Petrus Kamlasi
SMA Negeri 1 Kupang Rayakan HUT ke-75 dengan Ragam Kegiatan Besar
Andreas Hugo Parera Jelaskan Alur Penetapan Ketua DPD dan DPC PDI Perjuangan
Yusinta Nenobahan dan Kuasa Hukum Penuhi Undangan Sinode GMIT Untuk Jernihkan Persoalan Dengan Pendeta Nelson
Kuasa Hukum Yusinta Nenobahan Kecam Pihak Penyebar Data Pribadi Klien
Kasat Korwil Banser NTT Desak Polri Tangkap Pelaku Penganiayaan Banser di Tenggarang 
Difitnah di Kompasiana, Yusinta Bantah Semua Tuduhan Palsu dan Siapkan Langkah Hukum
Tak Hanya Nelayan PPI Oeba, Nelayan Tenau Juga Ikut Geruduk Kantor Gubernur NTT
Berita ini 3 kali dibaca