Ibu Hamil, Korban Banjir Bandang Ngada Ditemukan Meninggal

- Jurnalis

Sabtu, 4 September 2021 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bajawa, Savanaparadise.com,- Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polisi, dan BPBD Kabupaten Ngada, serta masyarakat setempat berhasil menemukan salah seorang perempuan, korban banjir bandang,  yang terjadi pada, Jumat (3/9/21), Malam.

Korban ditemukan diantara longsoran akibat banjir bandang, Sabtu (4/9/21). Setelah di identifikasi oleh Tim, korban itu adalah seorang perempuan yang ditemukan dalam kondisi  sudah meninggal setelah terseret banjir bandang, di Kampung Malapedho, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  Menanti Benang Kusut Kelangkaan Minyak Tanah di Ende Terurai

Diketahui, identitas korban atas nama Maria Goreti Dhiu (38), yang dikabarkan hilang bersama suaminya Mikhael Jeckot (40), pasca kejadian banjir bandang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan korban Maria Goreti Dhiu sendiri dikabarkan sedang hamil 5 bulan.

Tampak dalam video tersebut, tangisan warga setempat saat Tim Gabungan TNI, Polisi, dan BPBD, serta masyarakat sedang mengevakuasi Jenazah korban.

“Terimakasih Tuhan, akhirnya berhasil ditemukan, kata yang keluar dari mulut seorang perempuan dalam video itu.

Baca Juga :  Peserta Didik Sespimti ke- 30 Polri Warnai Ramadhan di 8 Provinsi dan 10 Kota/Kabupaten Dengan Gelar Vaksinasi dan Sembako

Dikabarkan, hujan lebat pada Jumat (3/9), Malam mengakibatkan banjir bandang dari kaki Gunung Inerie le Kali Waesugi. Luapan air menerjang dan menghanyutkan sejumlah rumah penduduk.

Kejadian banjir bandang ini telah merenggut 4 nyawa. Satu bocah berusia 4 tahun, Milka Tuna, dan dua lainnya, suami istri, Maria Goreti Dhiu (38), sedang hamil 5 bulan, dan suaminya, Mikhael Jeckot (40).

Selain itu, tidak sedikitnya rumah warga ikut terseret banjir bandang dan rata dengan tanah. (Red02)

 

Berita Terkait

Kondisi Jalan di Lepkes Ende Cukup Prihatin, warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
AKP Royke Weridity Resmi Jadi Kasat Lantas Polres Ende
Bupati Badeoda Uraikan Data Aktivitas Ekonomi Selama Event ETMC di Ende Dari Hasil Kajian BPS, Totalnya 18,40 Miliar
​Polres Ende Gelar Operasi Lilin Turangga 2025, Pastikan Nataru Tahun Ini Aman Kondusif
Polemik Antara Bupati dan DPRD Ende Berujung Hak Angket, Dewan Soroti Soal Adanya Silpa Tahun 2024 Tanpa Perubahan APBD
4 Fraksi DPRD Ende Usulkan Hak Angket Meski Paripurna Interpelasi Sempat Ricuh
DPRD Ende Tunda Rapat Paripurna Interpelasi, Ini Alasan dan Jadwalnya
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Luncurkan Gerai NTT Mart di Ende
Berita ini 1 kali dibaca