Denpom IX/I Kupang Gelar Lomba Burung Berkicau

- Penulis

Minggu, 18 November 2018 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, Savanaparadise.com,- Detasemen Polisi militer IX/I kupang menggelar lomba burung berkicau “ Dandenpomad Cup I. Lomba yang dikuti oleh puluham Bird Club, Single Fiegther se daratan Timor ini dipusatkan di Markas Denpon, Minggu, 18 November 2018. Selain lomba burung berkicau, momentum itu juga ada basar murah di pelataran markas Denpom.

Komandan Detasemen Polisi militer IX/I kupang, Letnan Kolonel CPM, Dwi Bangun Wahyu Jatmiko, S.H dalam sambutannya mengatakan lomba burung berkicau tak hanya sekedar untuk untuk mendapatkan kemenangan semata.

Ia mengatakan lomba tersebut sebagai salah satu wadah untuk saling mengenal satu dengan yang lain dan juga sebagai ajang silaturahmi bagi semua peserta lomba burung.

“  lomba burung berkicau ini juga bisa dijadikan momentum untuk memberi pembelajaran bagi masyarakat bahwa burung harus dilestarikan, dipelihara agar menghasilkan sesuatu yang bernilai seni dan bermanfaat buat kita sekalian,” ujarnya.

Dia menjelaskan kegiatan lomba burung berkicau yang diselenggarakan Denpom IX/I kupang mendapat Atensi dan apresiasi dari Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Ia mengatakan Gubernur NTT sepakat dengan lomba burung berkicau sebagai bagian dari pelestarian burung dari ancaman kepunahan.

Sementara itu ketua Panitia Lomba Burung berkicau, Sutirto mengatakan jenis burung berkicau yang diperlombakan adalah Murai batu, Cucak hijau, kenari, love bird dewasa, love bird paud, anis cendana, anis kembang, anis merah, campuran, cendetdaicu, kacer dan pleci

Ia mengatakan lomba tersebut terdiri dari 3 klas yakni Klas Dandem POM, Klas Polisi Militer dan kelas Wicaksana. Sutirto menjelaskan lebih lanjut lomba burung berkicau akan memperebutkan sejumlah piala, piagam dan uang pembinaan.

“ selain piala ada hadiah utama berupa sepeda motor matic dan sejumlah hadiah hiburan lainnya seperti kulkas, mesin cuci, sepeda gunung, peralatan rumah tangga dan barang pecah belah,” ujar dosen Politenik Kupang ini.(SP)

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru