Daftar di PKPI, Medah diberi Sovenir Miniatur Kantor Gubernur NTT

- Penulis

Jumat, 9 Juni 2017 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medah ketika diberi Sovenir Miniatur Kantor Gubernur

Kupang, Savanaparadise.com,- Bakal Calon Gubernur NTT, Ibrahim Agustinus Medah mendapat Sovenir Miniatur kantor Gubernur NTT (Gedung Sasando) ketika mendaftar di sekretariat DPP PKP NTT, Jumad, 09/5. Sovenir itu diserahkan oleh ketua DPP PKPI NTT, Yan Mboeik.

Usai Menerima Sovenir, Medah mengucapkan terimah kasih kepada pengurus PKPI NTT.
” jangan sampai karena beta yang daftar nih makanya dapat sasando,” kata Medah sambil tertawa.

Jefry Unbanunaek yang memandu acara menjelaskan semua kandidat yang mendaftar di PKPI diberi sovenir Miniatur kantor Gubernur.

Sasando merupakan alat musik yang berasal dari kabupaten Rote Ndao. saat ini Sasando merupakan ciri khas dari Kantor Gubernur NTT. Medah sendiri merupakan politisi dari Pulau Rote.

” Bapak Medah, semua yang mendaftar di PKPI diberi miniatur kantor Gubernur. siapapun yang terpilih nanti akan melayani masayarakat NTT dari Gedung Sasando,” kata Jefry.

Dihadapan pengurus PKPI Medah mengatakan ingin mengubah NTT yang sudah kritis.bukan berarti kritis karena yang lalu lalu tidak bekerja. hasil survey mengatakan NTT masih miskin.

” ini bukan karena pak Frans gagal tapi karena memang tantangan alam yang beda. curah hujan rendah padahal mayoritas masyarakat NTT adalah petani,” kata Medah.

,” saya bisa mengatasi ini bukan karena saya adalah ahli.tapi dengan pengalaman saya sebagai birokrat dan politisi, saya paham benar memang kondisi masyarakat NTT dan alamnya,” jelas Medah.

Medah mengatakan dari semua yang mendaftar jadi calon di pilkada Gubernur dirinya yang paling berpengalaman.

Yan Mboik mengatakan partai Golkar adalah Ibu kandung dari PKPI. kelahiran PKPI tidak terlepas dari Partai Golkar.(SP

Berita Terkait

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan
Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir
DPRD NTT Bantah Intervensi Kenaikan Tarif, Komisi II “Sidang” Kadis DKP Soal Polemik Pergub
Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp
Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 
Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”
Sulastri Sebut Kenaikan Tarif 300 Persen Karena Masukan DPRD NTT, Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Meradang
Sulastri Sebut Pergub 33/2025 Terbit Berdasarkan Masukan Resmi DPRD NTT
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 September 2025 - 21:39 WIB

Drama Pergub 33: Kadis Sulastri Balik Arah, Minta Maaf ke DPRD dan Nelayan

Selasa, 30 September 2025 - 18:40 WIB

Rapat Dinas DKP Gagal Total,Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Ogah Hadir

Selasa, 30 September 2025 - 12:44 WIB

Miris, Kadis Perikanan Undang Rapat Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Hanya Lewat WhatsApp

Selasa, 30 September 2025 - 06:59 WIB

Nelayan dan Pelapak PPI Oeba Minta Melki Lakalena Jangan Bikin Susah Sesama Ana Oeba 

Senin, 29 September 2025 - 21:58 WIB

Politeknik St. Wilhelmus Boawae Cetak 126 Lulusan Baru, William Yani Wea: “Jangan Berhenti Belajar!”

Berita Terbaru