Bangunan Polindes di Kelurahan Benpasi Mubasir

Kefamenanu, Savanaparadise.com –‘ Poliklinik Desa (Polindes) Oeku’i di Kelurahan Benpasi Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), saat ini mubazir. Sejak dibangun pada tahun 2009 silam tidak pernah ada aktivitas pelayanan kesehatan karena tidak ada petugas medis yang ditugaskan di Polindes itu.

Pantuan savanaparadise.com, beberapa waktu lalu, terlihat kondisi gedung Polindes itu tidak terawat dan di sekitar halaman sudah dikelilingi rumput dan tumbuhan liar yang tumbuh subur merambat di sekitar bangunan, yang jaraknya sekitar 200 meter dari pemukiman warga.

Plt. Lurah Benpasi, Yohanes B.D Banu,S.Stp pekan lalu di ruang kerjanya , mengatakan, Polindes itu mubazir karena tidak ada petugas medis.

“Pak Lurah saat itu (Yakobus Too – red ) sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas Kota, saat itu terkait penempatan tenaga medis tapi katanya nanti akan diusahakan. Setahu saya di Puskesmas Sasi ada banyak tenaga medis yang menganggur saat ini. Kenapa tidak kirim dua orang ke polindes Oeku’i,“ kata Banu .

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Naomi Fallo yang juga adalah anggota Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Kelurahan Benpasi, yang mengatakan bahwa Polindes tersebut dibangun pada tahun 2009 dengan dana Progam Nasional Pengembangan Masyarakat (PNPM) yang diswakelolakan kepada masyarakat dengan pagu dana Rp. 125 Juta.

Saat selesai dibangun, Polindes itu tidak dimanfaatkan oleh karena ketiadaan tenaga medis. “Kami dengan pihak Kelurahan sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait soal ketiadaan tenaga medis namun hasilnya nihil.” Kata Fallo.

Dia mengaku pernah menyampaikan hal itu dalam rapat PNPM tingkat Kecamatan agar bisa dicari solusi sehingga polindes yang ada di Benpasi bisa dimanfaatkan. “Saya belum menyampaikan langsung ke Dinas Kesehatan TTU, namun dalam rapat koordinasi di tingkat Kecamatan, saya sudah sampaikan,” ujar Fallo.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU David Amleni hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi.(John Bansae)

Pos terkait